Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Pasar & Belanja AI

Unit cip Li Auto jual 1,625 miliar yuan saham, valuasi pasca-uang sampai 17,1 miliar yuan

Shanghai Mahe Xin Technology, unit cip dan pengendali domain Li Auto, meneken perjanjian ekuitas pertama senilai 1,625 miliar yuan atau sekitar 242,9 juta dolar AS. Sebanyak 1 miliar yuan berasal dari Li Auto dan 625 juta yuan dari investor luar yang dipimpin Lanchi Ventures. Valuasi pasca-uang 17,1 miliar yuan hanya berlaku bila hak langganan tambahan 500 juta yuan dieksekusi penuh.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Pasar & Belanja AI: Unit cip Li Auto jual 1,625 miliar yuan saham, valuasi pasca-uang sampai 17,1 miliar yuan
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Li Auto mengumumkan pada 16 Oktober 2026 bahwa Shanghai Mahe Xin Technology, unit usaha yang menangani bisnis cip dan pengendali domain, meneken perjanjian langganan saham senilai total 1,625 miliar yuan atau sekitar 242,9 juta dolar AS. Ini putaran ekuitas pertama unit tersebut. Sebanyak 1 miliar yuan disuntik Li Auto lewat anak perusahaan yang dimiliki penuh, sedangkan 625 juta yuan berasal dari investor luar. DealStreetAsia mencatat langkah ini sebagai salah satu pendanaan cip AI terbesar di Tiongkok pekan itu.

Investor luarnya dipimpin Lanchi Ventures yang sebelumnya dikenal sebagai BlueRun Ventures China, bersama HyT Capital dan kendaraan investasi di bawah iMPC yang dulu bernama Matrix Partners China, dengan MiraclePlus sebagai peserta. Struktur kesepakatannya memberi kendaraan iMPC bernama Hangzhou Jingtao hak sekali pakai untuk menambah investasi hingga 500 juta yuan dengan harga per unit yang sama, paling lambat 31 Desember 2026. Hak itu bukan bagian dari angka 1,625 miliar yuan.

Karena itu, angka valuasi harus dibaca dengan syarat. Li Auto menyebut valuasi pasca-uang unit ini mencapai 17,1 miliar yuan hanya jika hak tambahan itu dieksekusi penuh dan dua program insentif saham karyawan dijalankan. Tanpa dua syarat tersebut, angka itu belum berlaku. Setelah transaksi, Li Auto tetap menguasai 74,01 persen, investor luar 6,58 persen, dan entitas pengelola insentif 19,41 persen; laporan keuangan unit ini tetap dikonsolidasikan ke Li Auto.

Alasan strategisnya terbaca dari pernyataan resmi: Li Auto ingin unit cipnya menjadi platform tersendiri agar bisa mengejar peluang di luar otomotif, bukan hanya memasok kebutuhan kendaraan sendiri. Dana baru diarahkan ke riset dan komersialisasi di sepanjang rantai nilai cip, sementara insentif saham dipakai menahan insinyur. Bagi pasar, langkah ini mengikuti pola yang makin lazim di Tiongkok: perusahaan besar memisahkan lini cip menjadi entitas yang bisa dihargai sendiri dan mencari modal luar, sambil tetap memegang kendali. Kalau model ini berhasil, pasokan cip untuk inferensi di kendaraan dan perangkat tepi bisa bertambah, dan itu perlahan menekan harga layanan yang bergantung pada komputasi murah.

Sumber asli

DealStreetAsia, 16 Oktober 2026 | Li Auto (rilis resmi via GlobeNewswire)dealstreetasia.com

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga