Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Pasar & Belanja AI

Infinigence AI tutup Seri C RMB2,3 miliar, total pendanaan sejak 2023 jadi RMB4,3 miliar

Infinigence AI yang berbasis di Shanghai menyelesaikan Seri C senilai RMB2,3 miliar atau sekitar 344 juta dolar AS, sehingga total pendanaannya sejak berdiri pada 2023 mencapai RMB4,3 miliar. Pemberitaan China menyebut kedua angka itu sebagai rekor untuk kategori infrastruktur AI asli negara tersebut. Rincian investor khusus tranche terbaru dan nilai valuasinya tidak diungkap.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Pasar & Belanja AI: Infinigence AI tutup Seri C RMB2,3 miliar, total pendanaan sejak 2023 jadi RMB4,3 miliar
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Infinigence AI, perusahaan infrastruktur AI yang bermarkas di Shanghai, menyelesaikan putaran Seri C sebesar RMB2,3 miliar atau sekitar 344 juta dolar AS. Dengan tambahan itu, total dana yang dihimpun perusahaan sejak berdiri pada 2023 mencapai RMB4,3 miliar. Pemberitaan China yang dikutip Tech Startups menyebut kedua angka tersebut sebagai rekor untuk kategori infrastruktur AI di negara itu.

Perusahaan ini lahir dari tim riset yang terkait Universitas Tsinghua dan Universitas Shanghai Jiao Tong. Fokusnya bukan membuat model bahasa sendiri, melainkan menyatukan lapisan komputasi, penyebaran model, optimalisasi inference, dan penerapan industri di atas perangkat keras yang beragam. Artinya, nilai jualnya adalah membuat model yang sama bisa berjalan lebih murah dan lebih cepat di kumpulan cip yang tidak seragam.

Susunan pemegang sahamnya mencerminkan campuran modal negara, investor industri, dan firma ventura. Nama yang muncul dalam daftar investor antara lain Lenovo, Tencent, Baidu, Sequoia China, Qiming Venture Partners, dan Shunwei Capital. Namun laporan mengenai Seri C ini tidak memerinci siapa saja yang masuk pada tranche terbaru beserta porsi masing-masing, dan nilai valuasi perusahaan tidak disebutkan.

Dari sisi pelanggan, Infinigence AI menyebut bekerja dengan pengembang model besar China termasuk Zhipu AI dan Moonshot AI, serta memperluas solusi infrastruktur ke sektor layanan kesehatan, jasa hukum, gim, dan energi. Kombinasi itu menjelaskan tesis investasinya: ketika beban kerja AI menyebar, penjadwalan komputasi dan efisiensi inference menjadi kategori tersendiri yang bisa dijual terpisah dari model.

Bagi pasar di luar China, dampaknya terasa tidak langsung tetapi nyata. Persaingan harga di lapisan inference China menekan tarif model terbuka yang banyak dipakai layanan kecil untuk konversi dokumen, transkripsi, dan pengolahan gambar. Selama pemain seperti Infinigence bisa menurunkan biaya per token tanpa menambah perangkat keras, tekanan harga itu akan sampai juga ke penyedia layanan di Asia Tenggara, meski penerjemahan teknis dan kepatuhan data setempat tetap menjadi pekerjaan rumah sendiri. Yang perlu dicatat, angka ronde ini berasal dari pemberitaan dan pengumuman perusahaan, bukan dari dokumen resmi yang bisa diperiksa publik, dan tidak ada keterangan valuasi yang bisa dipakai membandingkan harga sahamnya dengan lab model lain.

Sumber asli

Tech Startupstechstartups.com

Klaim dalam naskah ini belum dapat dipastikan dari sumber kredibel. Baca dengan hati-hati dan periksa sumber aslinya. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga