Modal tutup Seri D 750 juta dolar AS di valuasi 15,75 miliar dolar AS, pendapatan tahunan lewati 1 miliar
Modal mengumpulkan 750 juta dolar AS dalam putaran Seri D yang dipimpin Accel, dengan valuasi pasca-uang 15,75 miliar dolar AS. CEO Erik Bernhardsson mengatakan kepada Axios Pro bahwa pendapatan tahunan berjalan perusahaan sudah melewati 1 miliar dolar AS. Valuasi itu lebih dari tiga kali lipat angka 4,65 miliar dolar AS saat Modal menutup Seri C 355 juta dolar AS pada Mei 2026.
Modal, penyedia cloud serverless untuk beban kerja AI yang berbasis di New York, menutup putaran Seri D senilai 750 juta dolar AS. Nilai pasca-uang yang disepakati 15,75 miliar dolar AS, dan pendapatan tahunan berjalan perusahaan disebut sudah melewati 1 miliar dolar AS. Angka-angka itu disampaikan sendiri oleh CEO Modal, Erik Bernhardsson, kepada Axios Pro dalam laporan eksklusif 14 Oktober 2026.
Lompatan penilaiannya tajam. Pada 21 Mei 2026 Modal menutup Seri C 355 juta dolar AS pada valuasi pasca-uang 4,65 miliar dolar AS, setelah pendapatan tahunannya naik dari sekitar 60 juta dolar AS pada September 2025 menjadi sekitar 300 juta dolar AS. Artinya, dalam kurang dari lima bulan nilai perusahaan naik lebih dari tiga kali lipat, dan pendapatannya bertambah lagi lebih dari tiga kali lipat menuju 1 miliar dolar AS.
Yang dijual Modal bukan sekadar sewa GPU per jam. Perusahaan membangun runtime, penjadwal, lapisan penyimpanan, dan orkestrasinya sendiri, lalu menambah primitif seperti inference latensi rendah, sandbox untuk menjalankan kode hasil model, serta beban reinforcement learning dan batch berskala besar. Pola pemakaiannya lebar: laporan TechCrunch menyebut pelanggan seperti Cognition, generator musik Suno, Ramp, dan platform penerbitan Substack, dengan sekitar 150 karyawan saat itu.
Pasar infrastruktur inferensi memang sedang berpacu. TechCrunch pada 28 September 2026 sudah melaporkan Modal hampir menutup putaran 750 juta dolar AS di valuasi 15,75 miliar dolar AS, dan menyebut pesaing seperti Baseten dilaporkan mendekati valuasi 26 miliar dolar AS menurut Bloomberg, sementara Fireworks dan Fal juga dikabarkan berbicara dengan investor. Semua ini terjadi karena permintaan menjalankan model, terutama model terbuka, tumbuh lebih cepat daripada pasokan cip.
Risikonya ada di sisi pasokan. Modal tidak memiliki pusat data sendiri; ia meminjam kapasitas dari banyak penyedia cloud yang jumlahnya naik dari lima menjadi 13 dalam setahun terakhir, termasuk penyedia yang sebelumnya tidak dikenal. Selama harga komputasi naik dan kapasitas langka, model bisnis perantara seperti ini bergantung pada kemampuan mengunci kapasitas lebih awal. Bagi tim produk kecil, sinyalnya jelas: biaya menjalankan model akan ditentukan oleh permainan kapasitas di lapisan ini, bukan hanya oleh tarif API yang tertera di halaman harga.
Sumber asli
Axios Proaxios.comSumber pendukung
Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan