Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Pasar & Belanja AI

Flapping Airplanes raih 1 miliar dolar di Seri A pada valuasi 6 miliar dolar

Laboratorium AI berusia satu tahun ini mengumumkan putaran Seri A senilai 1 miliar dolar yang dipimpin bersama Index dan Lux, dengan valuasi yang dilaporkan mencapai 6 miliar dolar. Valuasi itu empat kali lipat dari 1,5 miliar dolar saat putaran benih 180 juta dolar sembilan bulan sebelumnya. Perusahaan mengejar pelatihan model besar dengan jauh lebih sedikit data.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Pasar & Belanja AI: Flapping Airplanes raih 1 miliar dolar di Seri A pada valuasi 6 miliar dolar
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Flapping Airplanes mengumumkan putaran Seri A senilai 1 miliar dolar pada Rabu. Putaran itu dipimpin bersama oleh Index dan Lux, dengan valuasi yang dilaporkan mencapai 6 miliar dolar. Perusahaan baru berusia satu tahun, sehingga angka tersebut termasuk salah satu lompatan valuasi tercepat di antara laboratorium AI pendatang baru.

Putaran ini datang sembilan bulan setelah perusahaan diluncurkan dengan benih 180 juta dolar dari GV, Sequoia, dan Index. Saat itu valuasinya 1,5 miliar dolar, sehingga harga sahamnya kini naik sekitar empat kali. Sequoia, GV, dan Kleiner Perkins kembali ikut pada putaran baru, bersama Valor, Atreides, A*, dan Nvidia yang juga tercatat sebagai investor.

Perusahaan didirikan Aidan Smith serta dua bersaudara Asher dan Ben Spector. Smith adalah mantan pendiri perusahaan dan penerima Thiel Fellowship yang sempat bekerja di Neuralink saat kuliah. Asher Spector mengambil doktor statistik di Stanford, sedangkan Ben Spector menempuh doktor ilmu komputer di Stanford dan mendirikan Prod, akselerator startup yang dijalankan mahasiswa dan disebut mitra Sequoia sebagai salah satu inkubator talenta paling berpengaruh di Silicon Valley.

Inti teknis yang mereka jual adalah apa yang disebut para pendiri sebagai kerangka megakernel paling lengkap di dunia. Kerangka itu dapat menjalankan satu proses pelatihan penuh, melayani inferensi, memainkan permainan video, bahkan melakukan ketiganya sekaligus dalam satu kernel. Kernel adalah program yang berjalan di GPU, sedangkan megakernel menggabungkan banyak tugas ke dalam satu program agar cip tidak menganggur.

Klaim mereka, kerangka tersebut dapat menumpuk inferensi yang terbatas memori dengan pelatihan yang terbatas daya komputasi, sehingga tugas yang menunggu data berjalan bersamaan dengan tugas yang menghitung. Premisnya sederhana: kemampuan GPU baru tergarap sebagian kecil, dan sistem cerdas bisa dibangun tanpa menelan separuh isi internet. Dana baru 1 miliar dolar itu akan dipakai untuk merekrut dan mengubah gagasan efisiensi data menjadi produk.

Perlu dicatat, angka valuasi 6 miliar dolar ditulis TechCrunch sebagai laporan pihak lain, bukan angka yang dikonfirmasi perusahaan dalam pengumumannya. Bagi pasar, yang menarik bukan hanya besarnya putaran, melainkan bahwa modal sebesar itu diberikan kepada laboratorium yang belum punya produk komersial dan baru sembilan bulan berdiri. Pola ini menegaskan bahwa investor saat ini membeli argumen efisiensi komputasi dan data, bukan pendapatan yang sudah berjalan.

Sumber asli

TechCrunchtechcrunch.com

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga