Mastercard membuka akses awal Agent Pay for Machines, agen AI boleh bayar sendiri dalam batas anggaran
Mastercard membuka akses awal Agent Pay for Machines pada 20 Oktober 2026 di acara Cloudflare Connect, setelah uji ujung-ke-ujung dengan Cloudflare, Ant International, BVNK, AIsa, Base, dan Coinbase. Pengembang mendapat API sisi pembeli dan penjual, toolkit, serta sandbox; pembayaran bisa lewat kartu, rekening bank, atau stablecoin dengan kontrol belanja. Program ini masih tahap pilot dan belum dijual sebagai produk komersial.
Mastercard membuka akses awal program Agent Pay for Machines pada 20 Oktober 2026 dalam acara Cloudflare Connect. Yang dibagikan bukan produk jadi, melainkan API sisi pembeli dan sisi penjual, seperangkat alat untuk pengembang, serta sandbox untuk mencoba pembayaran sebelum dipakai sungguhan. Perusahaan menyatakan program itu masih berada di tahap pilot, belum dijual secara komersial, dan pengembang diminta memberi umpan balik soal fitur yang masih kurang. Pengumuman pertama soal inisiatif ini dibuat pada Juni 2026, dengan dukungan kontrol belanja serta pembayaran lewat kartu, rekening bank, dan stablecoin.
Akses awal itu berdiri di atas uji ujung-ke-ujung bersama enam pihak: Cloudflare, Ant International, BVNK, AIsa, Base, dan Coinbase. Dalam demonstrasi di panggung, agensi pemasaran Hype memberi agen AI satu tugas menyiapkan kampanye peluncuran protein bar. Agen itu membeli riset media sosial dari AIsa dan delapan gambar kampanye dari Cloudflare AI Gateway, seluruhnya dari satu anggaran yang disetujui di muka. Totalnya sembilan pembayaran ke dua merchant, tanpa satu pun persetujuan manual di tengah proses.
Secara teknis, pembayaran berjalan lewat protokol x402 yang diinkubasi Coinbase, dinamai mengikuti kode status HTTP 402 Payment Required. Ketika merchant meminta bayaran, ia mengembalikan respons 402; agen lalu mengirim voucher pembayaran bertanda tangan digital, dan merchant memverifikasi tanda tangan itu sebelum menyerahkan layanan. Mastercard menyatakan voucher tersebut diproses melalui jaringan pembayarannya, sehingga penyelesaian dapat berjalan di jalur kartu, rekening bank, maupun stablecoin. Setiap metode dilengkapi kontrol belanja yang ditetapkan manusia, sehingga kewenangan agen tidak terbuka tanpa batas.
Volume di jalur ini sudah cukup besar untuk disebut pasar. Data Chainalysis yang dilaporkan CoinDesk pada 14 Oktober 2026 mencatat 138,5 juta transaksi kumulatif lewat x402 di jaringan Base sampai kuartal ketiga 2026, naik dari sekitar 58.800 setahun sebelumnya. Sekitar 87 persen pembayaran bernilai antara 0,0001 dan 0,10 dolar, tanda bahwa yang dibeli agen adalah panggilan API, potongan data, atau satu gambar, bukan barang mahal. Pertumbuhan itu menjelaskan mengapa penerbit kartu tertarik masuk: nilai per transaksi kecil, tetapi jumlahnya besar dan berulang.
Yang belum terbuka adalah berapa pengembang yang benar-benar masuk, metode bayar mana yang akhirnya dipilih, dan kapan pilot berubah menjadi layanan komersial. Mastercard juga belum menerbitkan angka biaya atau bagi hasil untuk penerbit. Namun susunannya sudah bisa dipakai sebagai pembanding internal: satu anggaran per tugas, batas per metode pembayaran, voucher bertanda tangan sebagai bukti otorisasi, dan merchant yang memverifikasi sebelum menyerahkan layanan. Empat hal itu jauh lebih mudah diaudit daripada klaim bahwa agen bisa membayar sendiri.
Sumber asli
The Block, 20 Oktober 2026theblock.coSumber pendukung
Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan