Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Ekosistem Agen

Virtuals App tambah Butler AI, agen yang menyusun sendiri strategi scalping trader

Virtuals Protocol menambahkan Butler ke dalam Virtuals App pada 12 Oktober 2026, fitur yang membangun pengaturan scalping otomatis dari deskripsi strategi dalam bahasa sehari-hari sehingga pengguna tidak perlu menulis kode. Aplikasi itu masih dalam uji tertutup di iOS dan hanya bisa diakses lewat undangan. Penambahan Butler terjadi ketika mesin biaya protokol Virtuals sudah berjalan nyata, tetapi angka pertumbuhan yang dipasarkan jauh lebih besar daripada pendapatan agen yang tercatat.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Ekosistem Agen: Virtuals App tambah Butler AI, agen yang menyusun sendiri strategi scalping trader
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Virtuals Protocol menambahkan Butler ke Virtuals App pada 12 Oktober 2026. Menurut pemberitaan TokenPost dan CoinFomania yang mengutip kanal resmi @virtuals_io, Butler membangun pengaturan trading dari deskripsi strategi yang ditulis pengguna dengan bahasa sehari-hari, sehingga pengguna yang tidak menulis kode tetap bisa menjalankan strategi scalping otomatis. Butler melengkapi fitur yang sudah ada di aplikasi tersebut: asisten AI pribadi, dompet, alat pemantau pasar, dan eksekusi transaksi di dalam aplikasi.

Yang menempatkan fitur ini di kategori ekonomi agen adalah peran modalnya. Deskripsi produk di kalender pasar menyebut Butler bukan hanya menyusun pengaturan trading, tetapi juga mengelola modal yang berada di belakang pengaturan itu, sehingga agen memegang peran operasional, bukan sekadar memberi saran. Akses masih terbatas: aplikasi berjalan dalam uji tertutup di iOS dan hanya untuk pengguna yang diundang, dan sampai berita ini ditulis belum ada angka adopsi resmi yang dirilis setelah peluncuran fitur tersebut.

Sisi angkanya lebih berguna karena bisa diperiksa terpisah dari narasi pemasaran. BitInsider dalam tinjauan 12 Oktober 2026 mencatat total biaya seumur hidup protokol Virtuals berada di kisaran US$74,3 juta sampai US$74,6 juta, dengan sekitar 95,6 persen di antaranya berasal dari jaringan Base dan sekitar US$41,7 juta sudah masuk bagian yang ditahan protokol. Untuk 30 hari terakhir, dua pelacak memberi angka berbeda, yaitu US$529.198 dan sekitar US$620.000, selisih sekitar 17 persen. Pendapatan protokol yang ditahan pada periode sama sekitar US$159.883 menurut laporan platform sendiri, dengan sekitar 2,28 juta pekerjaan selesai dan 35.750 dompet aktif unik per 7 Oktober 2026.

Yang justru perlu dibaca hati-hati adalah jarak antara Agentic GDP dan pendapatan agen. Dashboard Virtuals mencantumkan Agentic GDP US$481,79 juta, sementara pendapatan kumulatif agen hanya US$4,08 juta per 7 Oktober 2026, keduanya laporan sendiri platform. Estimasi industri menilai Agentic GDP menghitung volume perdagangan token dan banyak ditopang aliran insentif, sehingga rasionya lebih menyerupai perputaran bersubsidi daripada ekonomi jasa. Jumlah agen pun punya tiga definisi sekaligus: sekitar 2.000 agen produksi aktif di Agent Commerce Protocol, sekitar 18.000 agen yang disebut agen ekosistem, dan 81.908 agen yang pernah diluncurkan.

Untuk konteks pasar, BitInsider mencatat VIRTUAL diperdagangkan sekitar US$0,746 pada 11 Oktober 2026 berdasarkan data CoinMarketCap, CoinGecko, CoinLore, dan Kraken, jauh di bawah harga tertinggi sepanjang masa US$5,07. Artinya, mesin biaya protokol berjalan sementara harga tokennya belum pulih, dan itu membuat angka biaya yang bisa diaudit menjadi lebih penting daripada klaim jumlah agen.

Sumber asli

TokenPost (12 Oktober 2026), CoinFomania dan BitInsidertokenpost.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga