Holo4: Model Agen Komputer Terbuka 27B dan 35B-A3B, Bobotnya Bisa Diunduh
H Company merilis seri model agen Holo4 dalam dua ukuran, 27B dense dan 35B-A3B Mixture of Experts, plus pembaruan Holotron4 Nano. Model yang sama bisa bekerja lewat antarmuka GUI, kode, MCP, maupun API, dan bobotnya tersedia di Hugging Face dalam beberapa format kuantisasi.
Perusahaan riset agen H Company merilis seri model agen baru bernama Holo4 pada 28 September 2026. Seri ini hadir dalam dua ukuran: Holo4-27B dengan arsitektur dense dan Holo4-35B-A3B yang memakai Mixture of Experts. Keduanya tersedia di H Models API, dan perusahaan juga merilis pembaruan Holotron 3 menjadi Holotron4 Nano. Bobot model disediakan di Hugging Face dalam format BF16, FP8, NVFP4, dan GGUF 4-bit, termasuk untuk model kecilnya.
Pembeda utama Holo4 adalah cara ia menyentuh perangkat lunak. Model ini berinteraksi melalui antarmuka apa pun yang tersedia: GUI, kode, MCP, dan API. Artinya satu model yang sama bisa mengklik dan mengetik di layar, menulis lalu menjalankan kodenya sendiri, atau memanggil tool lewat MCP dan API, bergantung pada mana yang paling cocok untuk tugas yang sedang dikerjakan. H Company menyoroti kelemahan pendekatan lama: model yang fokus pada GUI menjadi buta tanpa layar, sementara model yang mengandalkan pemanggilan tool akan macet di depan aplikasi yang tidak punya API. Holo4 dapat dijalankan di desktop, web, Android, sandbox kode, dan terhadap API bisnis dengan pemanggilan yang sama.
Soal performa, perusahaan menyatakan Holo4 mencatat kemajuan signifikan dibanding model dasar Qwen yang dipakainya. Pada tolok ukur OSWorld 2.0, Holo4 27B mencetak 61,7 persen berhadapan dengan 81,8 persen milik Opus 5.5, sedangkan Holo4 35B-A3B mencapai 30,9 persen. Perusahaan menegaskan selisih itu dicapai dengan jumlah parameter yang jauh lebih sedikit dan biaya per tugas yang lebih rendah, serta menyatakan Holo4 hanya tertinggal dari model tertutup terkuat pada alur kerja panjang. Yang jarang dilakukan: setiap trajektori di balik angka tolok ukur publik dibuka, baik sebagai penampil langkah demi langkah maupun sebagai kumpulan data yang bisa diunduh.
Bagi pembangun di Indonesia, dua hal dari rilis ini layak dicatat. Pertama, kemampuan mengoperasikan aplikasi berbasis layar membuka jalan otomasi untuk proses yang tidak akan pernah punya API, misalnya aplikasi administrasi internal, sistem kepegawaian, atau portal dokumen pihak ketiga. Kedua, tersedianya bobot dalam format kuantisasi 4-bit dan FP8 berarti model agen berukuran sedang ini bisa dipertimbangkan untuk dijalankan di perangkat keras sendiri, sehingga data yang diproses tidak perlu meninggalkan jaringan organisasi. Untuk pekerjaan yang menyentuh data nasabah atau dokumen pengadaan, kemampuan menyimpan jejak langkah agen sekaligus membatasinya secara teknis adalah syarat yang tidak bisa ditawar.
Sumber asli
Hugging Face Blog (H Company)huggingface.coSumber pendukung
Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan
