Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Ekosistem Agen

Fitur Telepon Muse Bikin Takjub, Meta Uji "Concierge Manusia" di Baliknya

Kreator tutorial AI Peter Yang memamerkan Muse yang menelepon toko kue dan memesan kue ulang tahun atas namanya. Di saat yang sama, Reuters melaporkan Meta menguji kontraktor manusia untuk menangani sebagian panggilan Muse bagi separuh karyawannya.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Ekosistem Agen: Fitur Telepon Muse Bikin Takjub, Meta Uji "Concierge Manusia" di Baliknya
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Peter Yang, kreator tutorial AI dengan sekitar 285 ribu pengikut di X, mengunggah tangkapan layar fitur telepon Muse dan menyebutnya "ridiculous", dalam arti mengagumkan. Transkrip yang ia bagikan memperlihatkan Muse memperkenalkan diri sebagai "Hailey" yang menelepon atas nama Peter Yang, memberi tahu bahwa panggilan sedang ditranskripsi, lalu memesan kue chestnut delapan inci untuk diambil hari itu. Hasilnya: kue bertuliskan ucapan ulang tahun, siap diambil setelah pukul 15.00, seharga US$36,95 yang dibayar saat pengambilan. Unggahan itu ditonton lebih dari 1,3 juta kali.

Beberapa hari sebelumnya, Yang menulis bahwa Muse adalah agen personal terbaik yang pernah ia coba. Ia mengklaim agen itu menghemat lebih dari US$800 per tahun dari tagihan TV kabel dan telepon, antara lain dengan menelepon layanan pelanggan dan menegosiasikan tagihannya.

Menurut The Next Web, Muse meluncur di Amerika Serikat pada 8 September dan sudah diunduh 2,5 juta kali berdasarkan data Sensor Tower. Fitur teleponnya meneruskan permintaan pengguna ke bisnis, misalnya memesan potong rambut, mengecek stok barang, atau meminta penawaran harga, lalu memberikan transkrip percakapannya.

Namun Reuters melaporkan secara eksklusif bahwa Meta sedang menguji "human concierge": sebagian panggilan ditangani kontraktor manusia, bukan AI. Uji coba itu diberikan kepada separuh karyawan Meta dengan opsi untuk keluar. Sejumlah unggahan internal karyawan memperingatkan bahwa kontraktor bisa ikut melihat informasi sensitif pengguna.

Juru bicara Meta Daniel Roberts mengatakan tanggapan karyawan "sangat positif" dan uji coba ini bertujuan membentuk perlindungan keamanan serta privasi sebelum dirilis ke publik. Ia menyebut fitur itu hanya akan diluncurkan "ketika siap dan dengan pengungkapan yang layak", tanpa merinci bentuk pengungkapannya. The Next Web mengingatkan bahwa Meta pernah menjalankan asisten M di Messenger pada 2015 dengan pelatih manusia; tingkat otomatisasinya hanya sekitar 30 persen sebelum ditutup pada 2018.

Sumber asli

The Next Webthenextweb.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga