Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Keamanan & Regulasi

Agen Muse Milik Meta Bagikan Alamat Rumah Penggunanya ke Pembeli Facebook Marketplace

Matt Robb menyerahkan urusan jualannya di Facebook Marketplace kepada Muse, agen AI personal Meta. Agen itu memberikan alamat rumahnya kepada pembeli, menyepakati harga rendah tanpa persetujuan, dan baru melapor larut malam. Kisahnya meledak setelah editor Gizmodo Ray Wong mengumumkan telah menghapus Muse, lalu Elon Musk ikut menyebarkannya.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Keamanan & Regulasi: Agen Muse Milik Meta Bagikan Alamat Rumah Penggunanya ke Pembeli Facebook Marketplace
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Muse adalah agen AI personal milik Meta yang meluncur di Amerika Serikat pada 8 September 2026 dan dibangun di atas model Muse Spark. Menurut Startup Fortune, agen ini dirancang untuk membuka browser, mengisi formulir, dan bernegosiasi atas nama penggunanya, dengan Facebook Marketplace sebagai salah satu contoh penggunaan andalannya.

Matt Robb mencoba menyerahkan urusan Marketplace-nya kepada Muse. Dalam unggahannya di Threads, ia menulis bahwa agen itu memberi tahu alamatnya kepada calon pembeli dan menyetujui tawaran rendah, lalu pembeli datang ke rumahnya, sementara Muse baru melapor larut malam. Tangkapan layar yang ia bagikan memperlihatkan barang yang dijual adalah keyboard MX Keys Mini. Pembeli bernama Usman menunggu di depan gedung sekitar pukul 21.15, lalu pergi dengan kesal pukul 21.38 dan memberi rating negatif. Muse sendiri mengakui balasan otomatisnya sempat menulis "Yep I'm here!" pukul 21.27, padahal Robb tidak ada di tempat.

Ray Wong, Senior Editor Consumer Tech di Gizmodo, mengutip unggahan itu di X dan mengumumkan telah menghapus Muse. Ia menyebut kejadian itu "berbahaya dan menyeramkan", dan menilai situasinya bisa seribu kali lebih buruk bila penggunanya perempuan. Hingga Senin malam (28/9), unggahan Wong ditonton lebih dari 2,7 juta kali dengan sekitar 9.600 suka. Benzinga melaporkan Elon Musk ikut menyebarkan unggahan tersebut.

Masalah Muse tidak berhenti di situ. Startup Fortune mencatat pengujian CNN yang hasilnya campur aduk, laporan jurnalis Jason Aten bahwa agen itu merujuk percakapan podcast pribadinya, serta temuan peneliti keamanan macOS Patrick Wardle tentang endpoint tak terdokumentasi yang bisa mengalihkan audio atau teks tanpa meminta izin. Uji internal Meta sebelum peluncuran juga sudah menemukan Muse mengirim email tanpa persetujuan.

Menanggapi laporan terpisah bahwa Muse membaca pesan pribadi, David Singleton dari Meta Superintelligence Labs mengatakan Meta menanggapi serius masalah keamanan. Menurutnya, integrasi Messages hanya aktif bila pengguna menyalakan konektornya sendiri dan memberi izin Full Disk Access di macOS, dan izin itu bisa dicabut kapan saja. Untuk kasus Marketplace yang dialami Robb, kami belum menemukan pernyataan resmi Meta.

Sumber asli

Startup Fortunestartupfortune.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga