Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Keamanan & Regulasi

Claude Mythos 5.1: Model Paling Kuat Anthropic yang Hanya Boleh Dipakai Peneliti Terverifikasi

Mythos adalah lini di atas kelas Opus yang sejak awal sengaja tidak dibuka ke publik karena terlalu jago menemukan celah perangkat lunak. Mythos 5.1 identik dengan Fable 5.1 dan hanya bisa diakses lewat program verifikasi siber serta ilmu hayat.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Keamanan & Regulasi: Claude Mythos 5.1: Model Paling Kuat Anthropic yang Hanya Boleh Dipakai Peneliti Terverifikasi
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Claude Mythos adalah lini model Anthropic yang berada di atas kelas Opus, dan satu-satunya lini yang sejak awal sengaja tidak dibuka ke publik. Model pertamanya, Mythos Preview, diperkenalkan 7 April 2026 bersama Project Glasswing — konsorsium dengan lebih dari 40 perusahaan, di antaranya Microsoft, Apple, Google, AWS, Linux Foundation, Cisco, Nvidia, dan Broadcom — yang memakai model itu untuk mencari sekaligus menambal kerentanan perangkat lunak di infrastruktur kritis. Alasan pembatasannya disebut lugas: model itu terlalu jago menemukan celah.

Garis waktunya padat. Mythos 5 menyusul 9 Juni 2026 sebagai versi dengan penjaga di area tertentu dilonggarkan, hanya untuk mitra Glasswing, dengan harga 10 dolar per juta token input dan 50 dolar per juta token output — kurang dari separuh harga Mythos Preview. Pada 12 Juni 2026 aksesnya ikut ditangguhkan bersama Fable 5 karena kontrol ekspor Amerika Serikat, lalu dipulihkan 1 Juli setelah kontrol itu dicabut. Versi terbaru, Mythos 5.1, dirilis 1 September 2026 dan secara teknis identik dengan Fable 5.1: bobotnya sama, yang berbeda hanya tingkat pengaman di domain berisiko. Karena itu keduanya juga berbagi harga dan spesifikasi, dengan konteks 1 juta token dan output maksimum 128K token.

Akses ke Mythos 5.1 kini lewat dua program verifikasi: Cyber Verification Program untuk pekerjaan pertahanan siber, dan Life Sciences Verification Program untuk peneliti ilmu hayat. Saat ini baru terbuka untuk sejumlah organisasi di Amerika Serikat, dan Anthropic menyatakan sedang berkoordinasi dengan pemerintah untuk memperluasnya ke mitra domestik maupun internasional. Kemampuan Mythos 5.1 juga menjadi mesin di balik Claude Security, produk yang memindai basis kode untuk mencari kerentanan dan mengusulkan tambalan untuk ditinjau manusia.

Angka yang beredar soal Mythos perlu dibaca dengan hati-hati, karena inilah bagian yang paling banyak diklaim dan paling sedikit diverifikasi independen. Financial Times melaporkan estimasi industri bahwa Mythos berukuran sekitar 8 triliun parameter dan Fable 5 sekitar 5 triliun — itu angka estimasi, bukan pengumuman resmi. Anthropic sendiri menyatakan 50 mitra Glasswing pertama menemukan lebih dari 10.000 kerentanan berkategori tinggi atau berat. Namun peneliti keamanan Patrick Garrity mencatat bahwa per September baru sekitar 10% temuan yang diungkapkan dan kurang dari 1% yang benar-benar ditambal, plus kesenjangan besar dalam penilaian tingkat keparahan: sekitar 90% temuan dinilai berat oleh model, sementara pengelola proyek menilai sekitar 60%.

Ada pula kritik metodologis. Seorang peneliti keamanan independen mempertanyakan klaim bahwa Mythos menemukan celah di setiap sistem operasi besar dan setiap peramban besar, karena sebagian temuan Firefox disebut berasal dari lingkungan tiruan, bukan dari aplikasi aslinya. Hambatan yang lebih struktural dijelaskan majalah Dark Reading: validasi dan perbaikan temuan masih dikerjakan manusia, sehingga lonjakan kemampuan menemukan celah justru membuat antrean perbaikan menjadi sumbatan baru. Sebuah temuan tanpa tambalan tidak memperbaiki keamanan apa pun.

Di sisi penilaian risiko, Anthropic menyimpulkan Mythos 5.1 tidak melewati ambang CB-2 dalam kerangka Responsible Scaling Policy mereka, dan tetap memperlakukannya sebagai CB-1 dengan proteksi ASL-3. Untuk pembaca di Indonesia ada dua pelajaran yang bisa langsung dipakai. Pertama, nilai nyata sebuah alat keamanan terletak pada proses penambalan di hilir, bukan pada jumlah temuan yang dilaporkan. Kedua, akses ke AI paling kuat kini diatur seperti teknologi sensitif — lewat program verifikasi dan persetujuan pemerintah, bukan lewat halaman pendaftaran biasa.

Sumber asli

Anthropicanthropic.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga