Truth keluar dari mode senyap dengan 70 juta dolar benih, kantor pusat internasional di Singapura
Perusahaan verifikasi kode yang menamai dirinya dengan tanda dan ditambah kata Truth ini didirikan awal 2026 dan keluar dari mode senyap dengan pendanaan benih 70 juta dolar dari sekelompok pemimpin keamanan AI dan modal ventura. Kantor pusatnya di Palo Alto, dengan kantor pusat internasional di Singapura. Produknya berupa mesin verifikasi universal yang membuktikan secara matematis bahwa kode aman, dengan bukti yang bisa diperiksa siapa pun.
Perusahaan rintisan bernama Truth, yang biasa ditulis dengan tanda dan di depan kata Truth, mengumumkan keluar dari mode senyap pada 29 Oktober 2026 dengan pendanaan benih 70 juta dolar. Perusahaan berstatus public benefit corporation, berkantor pusat di Palo Alto, California, dan menetapkan kantor pusat internasional di Singapura. Siaran resminya dirilis melalui Singapore Economic Development Board. Pendanaan berasal dari sekelompok pemimpin keamanan AI dan modal ventura; perusahaan tidak merinci nama investor maupun nilai valuasinya, sehingga angka itu tidak dicantumkan di sini.
Inti produknya adalah mesin verifikasi universal: membaca kode dalam bahasa pemrograman apa pun dan membuktikan secara matematis bahwa kode itu aman, terlindungi, dan benar di bawah asumsi yang dinyatakan jelas. Bukti yang dihasilkan dirancang bisa diperiksa ulang secara independen oleh siapa pun. Perusahaan menyoroti masalah nyata: kode hasil AI kini dipakai lebih cepat daripada kemampuan manusia meninjaunya, sementara penyerang yang memakai AI makin gencar mengeksploitasi celah pada perangkat lunak lama yang menopang sistem kritikal.
Verifikasi formal sudah ada sejak puluhan tahun lalu, tetapi mahal dan manual sehingga hanya dipakai pada segelintir sistem kritikal. Perusahaan mengklaim kombinasi AI dan teknologi otomasi pembuktian miliknya mempercepat pembuatan bukti dari hitungan bulan atau tahun menjadi jam atau menit. Ia juga mengembangkan apa yang disebut specification factory, perangkat untuk menerjemahkan maksud manusia dan kebutuhan bisnis menjadi spesifikasi formal yang presisi. Mereka membangun di atas Lean, sistem pembuktian sumber terbuka, serta teknologi sumber terbuka lain, dan berencana merilis pustaka dasarnya sebagai sumber terbuka.
Pendiri perusahaan adalah Clark Barrett, guru besar Stanford sekaligus salah satu co-CEO; Ilya Sergey dari National University of Singapore, pendiri VERSE Lab; dan Chris Hsu sebagai co-CEO serta ketua eksekutif, sebelumnya CEO Kilometre Capital dan managing director di Citadel Investment Group. Kantor Singapura sudah memiliki tim di bidang metode formal, AI, dan rekayasa sistem, dan berencana tumbuh besar di riset, rekayasa, produk, serta penjualan. Dukungan Digital Industry Singapore menunjukkan negara itu ingin menjadikan kepercayaan dan keselamatan AI sebagai lapisan industri, bukan sekadar aturan. Bagi tim yang memakai agen untuk menulis kode produksi, verifikasi yang bisa diperiksa pihak ketiga adalah jawaban atas pertanyaan yang selama ini dijawab dengan kata percaya.
Sumber pendukung
Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan