Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Tool Builder

Ekstensi Claude Code disusupi backdoor SSH lewat marketplace editor

Versi 2.1.313 ekstensi resmi Claude Code disusupi dan disebarkan sebagai pembaruan sah melalui marketplace ekstensi yang dipakai editor turunan VS Code. Muatannya menanam kunci SSH, membuka terowongan balik ke server penyerang, dan memasang persistensi lintas sistem operasi. Cursor memperkirakan dampaknya paling banyak 5.000 pengguna, versi jahat sudah dihapus, dan Anthropic menerbitkan versi 2.1.314.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Tool Builder: Ekstensi Claude Code disusupi backdoor SSH lewat marketplace editor
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Pada 29 Oktober 2026, ekstensi resmi Claude Code untuk editor berbasis VS Code disusupi. Versi bernomor 2.1.313 disebarkan sebagai pembaruan biasa dengan identitas penerbit yang sah, yaitu anthropic.claude-code, sehingga pengguna yang mengaktifkan pembaruan otomatis menerimanya tanpa curiga. Cursor, yang mengoperasikan marketplace tempat versi tersebut muncul, menyatakan insiden ini berdampak paling banyak 5.000 pengguna dan untuk sementara menutup layanan marketplace agar paket bermasalah bisa dicabut. Pada 30 Oktober 2026 versi jahat telah dihapus dan Anthropic menerbitkan versi 2.1.314.

Temuan teknis dari peneliti keamanan menunjukkan muatan disisipkan cerdik. Berkas extension.js utama memuat loader sekitar 66 baris yang ditempel di depan kode sah, sehingga bundle selebihnya masih terlihat normal lengkap dengan ekspor activate dan deactivate. Loader itu memuat modul bawaan Node seperti child_process, fs, os, path, http, dan crypto, lalu berjalan begitu Node membaca berkas, bahkan sebelum fungsi activate dipanggil. Artinya pengguna tidak perlu membuka atau memakai ekstensi agar muatan aktif.

Begitu berjalan, muatan menambahkan kunci SSH milik penyerang ke berkas authorized_keys pengguna dengan label svc-telemetry agar tampak seperti komponen telemetri internal. Ia lalu membuka koneksi SSH keluar ke server penyerang dan membentuk terowongan balik, dengan percobaan ulang kira-kira setiap 60 detik dan tetap hidup setelah editor ditutup. Agar bertahan setelah reboot, muatan memasang persistensi sesuai platform: berkas startup bergaya Apple di macOS, entri cron di Linux, serta scheduled task bernama SysMon di Windows dengan folder Startup sebagai cadangan bila gagal. Data pengintaian dikirim lewat HTTP tanpa enkripsi ke port 8099.

Data yang dikirim mencakup alamat IP publik, nama host, nama pengguna, sistem operasi dan arsitekturnya, direktori rumah dan direktori kerja, surel Git global, serta nama hingga 40 variabel lingkungan yang mengandung kata KEY, TOKEN, SECRET, PASS, AWS, atau GCP. Nilai variabelnya tidak ikut dikirim pada beacon pertama, tetapi daftar namanya sudah cukup memberi penyerang peta mesin mana yang menyimpan kredensial cloud atau token API. Ada satu faktor yang membatasi kerusakan: menyalakan layanan SSH lokal butuh hak administrator, yang tidak dimiliki ekstensi di sebagian besar host macOS dan Windows, sehingga langkah itu sering gagal dan penyerang tidak bisa masuk lewat terowongan. Meski begitu, kunci tetap tertanam, persistensi tetap terpasang, dan data tetap terkirim.

Langkah pemeriksaan yang masuk akal: cek versi ekstensi Claude Code di editor Anda dan pastikan sudah 2.1.314 atau lebih baru, lalu periksa authorized_keys untuk entri berlabel svc-telemetry, serta telusuri LaunchAgent di macOS, crontab di Linux, dan scheduled task SysMon di Windows. Karena nama variabel lingkungan sudah bocor, rotasi token dan kredensial cloud yang terpasang di mesin tersebut sebaiknya dianggap perlu. Untuk jangka panjang, matikan pembaruan otomatis pada ekstensi yang punya akses ke berkas dan terminal, dan perlakukan marketplace pihak ketiga sebagai permukaan serangan, bukan toko tepercaya.

Sumber asli

The Hacker News, 30 Oktober 2026thehackernews.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga