Upwind tutup Seri C 400 juta dolar pada valuasi 3,8 miliar dolar, tolak tawaran DataDog
Upwind Security mengumumkan putaran Seri C 400 juta dolar yang dipimpin Bessemer Venture Partners, menghargai perusahaan 3,8 miliar dolar. Valuasi itu naik dari 1,5 miliar dolar pada putaran Januari 2026 setelah pendapatan berulang tahunan tumbuh empat kali lipat. Globes melaporkan perusahaan menolak tawaran akuisisi DataDog senilai 4 miliar dolar.
Upwind Security mengumumkan penutupan putaran Seri C senilai 400 juta dolar yang dipimpin Bessemer Venture Partners. Nilai perusahaan setelah putaran mencapai 3,8 miliar dolar, naik dari 1,5 miliar dolar pada putaran Januari 2026. Canapi Ventures masuk sebagai investor baru, bergabung dengan Cyberstarts, Greylock Partners, Craft Ventures, Leaders Fund, Salesforce Ventures, TCV, Alta Park Capital, Penny Jar Capital, Cerca Partners, Swish Ventures, dan Picture Capital. Perusahaan menyebut dana baru akan dipakai mempercepat pengembangan produk dan memperluas operasi masuk pasar.
Globes melaporkan hal yang lebih menarik daripada angka putarannya: Upwind menolak tawaran akuisisi DataDog senilai 4 miliar dolar. DataDog, yang tercatat di Nasdaq dengan kapitalisasi pasar sekitar 100 miliar dolar, disebut mendekati Upwind selama beberapa bulan terakhir dengan penawaran mendekati valuasi putaran baru. Pendiri dan investornya menilai momentum perusahaan masih naik. DataDog sendiri punya pusat pengembangan di Israel, dan setelah penolakan itu diperkirakan akan merekrut tenaga tambahan di sana untuk mempercepat produknya sendiri.
Upwind didirikan pada 2022, dengan pendekatan yang berangkat dari kelemahan penilaian keamanan berkala. Pemindaian statis bisa menemukan celah, tetapi tidak selalu menjelaskan apakah celah itu benar-benar dapat dijangkau di produksi atau bagaimana kaitannya dengan komponen lain. Platform Upwind menyatukan intelijen runtime dengan konteks dari beban kerja cloud, API, dan agen AI. Perusahaan kini mengembangkan agen khusus yang dapat menyelidiki ancaman secara mandiri, berperan sebagai tim penyerang untuk memvalidasi temuan, dan membantu perbaikan infrastruktur.
Pertumbuhan pendapatannya menjadi alasan putaran ini cepat ditutup. Globes memperkirakan pendapatan berulang tahunannya untuk 2026 di kisaran 80 juta dolar atau lebih, setelah tumbuh empat kali lipat sejak awal tahun. Konteks pasar ikut mendorong: setelah Google mengakuisisi Wiz, banyak organisasi mencari platform keamanan yang dirancang untuk lingkungan cloud rumit dan beban kerja AI. Bagi penyedia layanan AI di Indonesia yang mulai menangani data sensitif, harga lisensi keamanan di lapisan ini adalah komponen biaya yang tidak bisa diabaikan ketika menghitung margin produk.
Sumber asli
The Next Web, 28 Oktober 2026thenextweb.comSumber pendukung
Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan