Quack AI perluas Q402 ke pengelolaan kas agen: imbal hasil, escrow, dan pembayaran berkala
Quack AI pada 30 Oktober 2026 merilis teaser bertajuk Agentic Finance, memperluas protokol pembayaran Q402 ke pengelolaan kas: penempatan dana ke produk imbal hasil, pengelolaan treasury, escrow, dan eksekusi berbasis data. Q402 mendukung pembayaran stablecoin di 12 jaringan utama EVM dengan biaya gas dari tabungan prabayar dan batas belanja harian per dompet agen. Perusahaan belum merilis angka pemakaian maupun dana yang dikelola.
Perusahaan infrastruktur agen AI, Quack AI, pada 30 Oktober 2026 merilis video teaser yang mereka sebut Agentic Finance. Isinya empat fungsi: penempatan dana ke produk imbal hasil, pengelolaan treasury, penyelesaian escrow, dan eksekusi yang dipicu data. Langkah ini memperluas cakupan protokol pembayaran Q402 dari sekadar membayar menjadi mengelola uang. Menurut laporan Bloomingbit yang dikutip TradingView, perusahaan menyatakan langkah berikutnya akan dibangun di atas lapisan pembayaran Q402 yang sudah ada.
Fondasi teknisnya sudah terpasang. Q402 mendukung pembayaran stablecoin di 12 jaringan utama yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine. Biaya gas tidak dibayar per rantai oleh agen, melainkan diambil dari semacam tangki gas prabayar, sehingga agen tidak perlu menyimpan token gas berbeda di setiap jaringan. Dompet agen bisa diberi batas belanja harian, dan setiap penyelesaian dicatat sebagai kuitansi bertanda tangan on-chain yang bisa diverifikasi pihak ketiga. Bagi perusahaan, kuitansi semacam ini berfungsi sebagai bukti audit tanpa harus menambal catatan manual.
Beberapa kemampuan treasury sebenarnya sudah berjalan sebelum pengumuman ini. Quack AI memiliki perutean imbal hasil yang menempatkan stablecoin menganggur ke pasar pinjaman di BNB Chain dan Base, pembayaran berkala yang bisa dibatalkan sebelum eksekusi, serta pembayaran borongan ke maksimal 20 penerima dengan satu tanda tangan. Sistemnya juga menangani transaksi bersyarat: escrow melepas pembayaran ketika syarat penyerahan terpenuhi dan mengembalikan dana bila tenggat lewat, sementara fitur lain mengeksekusi perdagangan saat kondisi yang ditautkan ke umpan data RedStone tercapai. Alat AI yang mendukung Model Context Protocol, termasuk Claude, Codex, Cursor, dan Cline, bisa memakai fungsi-fungsi itu lewat server MCP khusus.
Yang membuat arah ini penting adalah pergeseran perannya. Pada 2025 sampai awal 2026, pembayaran agen masih dipahami sebagai transaksi mikro per panggilan API. Dalam rancangan Agentic Finance, agen memegang kas, menempatkannya ke instrumen berbunga, dan menyelesaikan pembayaran berdasarkan kondisi yang ditetapkan manusia. Seorang pejabat Quack AI merangkumnya sebagai agen yang menghasilkan imbal hasil, mengelola dana, dan menyelesaikan transaksi berdasarkan kondisi, semuanya di dalam aturan yang ditetapkan manusia. Namun hingga laporan ini disusun belum ada angka jumlah agen aktif, dana terkelola, atau volume penyelesaian, sehingga skala pemakaiannya belum bisa dinilai dari luar.
Sumber pendukung
Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan