Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Pasar & Belanja AI

Crossmint satukan kartu Visa dan Mastercard agar agen AI bisa belanja di toko daring mana pun

Crossmint meluncurkan Agent Commerce Toolkit pada 8 Oktober 2026, satu integrasi API yang membuat agen AI bisa menyimpan kartu di brankas yang patuh PCI dan menyelesaikan pembelian di toko daring mana pun. Toolkit ini memakai kredensial token dari Visa Intelligent Commerce dan Mastercard Agent Pay berupa kartu virtual berbatas nominal dan berkedaluwarsa, dan sudah tersedia secara mandiri bersama aplikasi rujukan sumber terbuka.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Pasar & Belanja AI: Crossmint satukan kartu Visa dan Mastercard agar agen AI bisa belanja di toko daring mana pun
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Crossmint meluncurkan Agent Commerce Toolkit pada 8 Oktober 2026 sebagai satu paket yang menggantikan tumpukan empat vendor atau lebih yang biasanya dibutuhkan agar agen AI bisa membayar. Tumpukan lama itu mencakup brankas kartu, dompet, alat otomasi peramban, dan program jaringan kartu yang harus diurus satu per satu, sehingga ketika sebuah pembelian gagal, sulit dipastikan bagian mana yang bermasalah. Toolkit ini menggantinya dengan satu integrasi yang memilih sendiri kredensial dan jalur checkout untuk setiap pembelian. Crossmint menyatakan produknya sudah berjalan dan bisa dipasang mandiri, dan agar cepat dicoba, tersedia aplikasi rujukan sumber terbuka, sementara integrasinya bisa diminta lewat satu perintah ke alat coding agen seperti Claude Code atau Cursor.

Pada bagian pembayaran, nomor kartu dimasukkan di antarmuka milik pengembang sendiri dan langsung dikirim ke brankas yang patuh PCI, sehingga server pengembang hanya menerima token dan tidak pernah menyentuh data kartu. Bila kartu pengguna mendukung program agen dari jaringan kartu, toolkit memakai kredensial token dari Visa Intelligent Commerce dan Mastercard Agent Pay, yaitu kartu virtual terbatas dengan masa berlaku dan batas belanja, sehingga pengguna tetap menentukan berapa yang boleh dibelanjakan agen. Bila kartu tidak memenuhi syarat program tersebut, pembelian tetap dapat diselesaikan lewat jalur brankas. Dalam siaran persnya, Crossmint menyebut bahwa agen kini bergerak dari hanya merekomendasikan pembelian menjadi benar-benar melakukan pembelian, dan pengembang tidak seharusnya perlu banyak vendor untuk sampai ke sana.

Untuk checkout, agen mengirim permintaan dalam bahasa biasa, lalu toolkit memilih jalur berdasarkan ketersediaan, keandalan, dan biaya, mulai dari opsi tertanam seperti Shop Pay, protokol commerce agen seperti Universal Commerce Protocol, sampai otomasi peramban bila tidak ada keduanya. Merchant tidak perlu menambahkan dukungan khusus untuk agen. Ada batasan yang perlu dicatat: dokumentasi Crossmint menyebut kredensial jaringan hanya berlaku untuk sebagian kartu, yaitu Mastercard serta kartu Visa kredit dan debit terbitan Amerika Serikat yang memenuhi syarat, sedangkan kartu Visa non-AS, kartu bisnis, kartu prabayar, Chase, dan Fidelity belum didukung. Kartu Amex dan Ramp masih harus dihubungi secara terpisah.

Peluncuran ini adalah bagian dari gelombang yang sama dengan Visa Intelligent Commerce, Mastercard Agent Pay, dan Trusted Agent Protocol, di mana nilai jual utamanya adalah pembagian wewenang: pengguna menyetujui anggaran sekali, dan batasnya ditegakkan di tingkat jaringan kartu, bukan hanya di kode aplikasi. Perlu dicatat bahwa pengumuman ini datang sebagai siaran pers perusahaan, dan status produk yang sudah berjalan dikonfirmasi lewat dokumentasi produk resmi Crossmint, bukan lewat pemberitaan media independen. Sampai hari ini belum ada verifikasi pihak ketiga atas jumlah pengembang yang memakai toolkit ini, jumlah transaksi, maupun besaran biaya per eksekusi, sehingga angka apa pun soal adopsi sebaiknya belum dianggap final.

Sumber asli

PR Newswire (siaran pers Crossmint)prnewswire.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga