Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Keamanan & Regulasi

Peneliti Ethereum Foundation usul bunker mode, pindahkan aset sebelum AI bisa memecahkan ECDSA

Justin Drake, peneliti di Ethereum Foundation, mengusulkan langkah yang disebutnya bunker mode lewat unggahan di X pada 7 Oktober 2026, yaitu memindahkan aset ke alamat baru yang belum pernah menandatangani transaksi. Alasannya, kunci publik yang belum pernah terbuka tidak menyisakan bahan untuk dihitung bila AI lebih cepat daripada komputer kuantum dalam memecahkan skema tanda tangan ECDSA. Drake sendiri menegaskan ini persiapan menghadapi kemungkinan, bukan pengumuman bahwa ECDSA sudah pecah.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Keamanan & Regulasi: Peneliti Ethereum Foundation usul bunker mode, pindahkan aset sebelum AI bisa memecahkan ECDSA
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Justin Drake, peneliti di Ethereum Foundation, mempublikasikan usulan yang ia sebut bunker mode melalui unggahan di X pada 7 Oktober 2026 sekitar pukul 14:14 UTC. Isinya sederhana tetapi berdampak besar bagi siapa pun yang menyimpan nilai di jaringan kripto: pindahkan aset ke alamat baru yang belum pernah menandatangani transaksi apa pun. Drake menilai ancaman terhadap keamanan jaringan blok bisa muncul dalam hitungan bulan, bukan tahun. Ia tidak mengklaim krisis sudah terjadi, melainkan meminta industri bersiap sebelum terlambat.

Kekhawatirannya bertumpu pada satu asumsi lama. Hampir semua jaringan besar, termasuk Bitcoin dan Ethereum, memakai skema tanda tangan ECDSA yang keamanannya bergantung pada anggapan bahwa menurunkan kunci privat dari kunci publik mustahil dihitung. Selama bertahun-tahun ancaman yang dibayangkan adalah komputer kuantum yang cukup kuat, sebuah titik waktu yang oleh industri disebut qday. Drake menilai AI bisa tiba lebih dulu di titik itu. Ia menunjuk demonstrasi kemampuan matematika yang ditunjukkan sebuah model OpenAI, termasuk pembuktian salah atas konjektur jarak satuan Erdős yang diumumkan pada Mei 2026 dan diperiksa matematikawan eksternal, dengan batas bawah eksplisit sebesar 0,014 yang kemudian dihitung Will Sawin dari Princeton. Menurut Drake, penalaran matematis bertenaga AI berpotensi mempercepat keruntuhan ECDSA jauh sebelum era kuantum.

Logika bunker mode bersandar pada satu keanehan teknis alamat kripto. Kunci publik biasanya baru terlihat setelah sebuah alamat menandatangani transaksi, sedangkan alamat yang tidak pernah menandatangani apa pun menyimpan kunci publiknya tetap tertutup. Kalau penyerang tidak bisa melihat kunci publik, tidak ada yang bisa dijadikan bahan perhitungan. Karena itu sarannya adalah migrasi ke alamat yang kunci publiknya belum pernah diungkap. Ia meminta urutannya dijaga, yaitu pemegang aset besar bergerak lebih dulu dan prosesnya berjalan tenang serta bertahap, bukan berubah menjadi kepanikan massal yang justru membebani jaringan. Untuk pihak yang disebutnya penandatangan penopang, yakni mereka yang kuncinya mengamankan nilai besar atau infrastruktur kritis, ia menyarankan rotasi kunci secara berkala dan peralihan ke skema tanda tangan banyak pihak berbasis hash seperti SPHINCS. Ia juga menyerukan bursa dan kustodian besar untuk bergerak lebih dulu.

Sejauh ini tidak ada satu pun bukti publik bahwa ECDSA bisa dipecahkan oleh AI, dan Drake sendiri membingkai usulannya sebagai persiapan menghadapi ketidakpastian, bukan laporan insiden. Namun relevansinya dengan ekonomi agen justru bertambah. Agen AI yang memegang kunci, mulai dari dompet agen untuk pembayaran per panggilan sampai akun trading otomatis, memperbesar permukaan serangan karena kunci berada di mesin yang sekaligus membaca teks dari pihak ketiga. Insiden prompt injection pada dompet agen berbasis Base pada Mei 2026 sudah memperlihatkan bahwa yang bocor tidak selalu kunci privat, melainkan alur izin yang salah membaca perintah. Kalau agen makin sering memegang nilai, pembaruan skema kriptografi dan kebijakan izin harus berjalan bersamaan, bukan menunggu salah satunya selesai.

Sumber asli

Crypto Briefingcryptobriefing.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga