Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Ekosistem Agen

Sui gandeng Alibaba Cloud agar agen AI bayar layanan cloud per panggilan dengan stablecoin

Sui dan Alibaba Cloud mengumumkan kerja sama pada 7 Oktober 2026 di Sui Basecamp, Singapura, untuk memasukkan layanan Alibaba Cloud ke dalam Sui Agent Payments. Modelnya mengganti tagihan bulanan dengan pembayaran per panggilan memakai stablecoin yang diselesaikan di jaringan Sui, dengan anggaran dan batas belanja yang diatur pemilik agen. Kedua pihak belum menyebut tanggal rilis, harga, daftar layanan pertama, maupun nama pelanggan percontohan.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Ekosistem Agen: Sui gandeng Alibaba Cloud agar agen AI bayar layanan cloud per panggilan dengan stablecoin
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Sui dan Alibaba Cloud mengumumkan kerja sama mereka secara langsung di panggung Sui Basecamp 2026 di Marina Bay Sands, Singapura, pada 7 Oktober 2026, bersamaan dengan perhelatan TOKEN2049. Isi kesepakatannya adalah memasukkan layanan Alibaba Cloud ke dalam Sui Agent Payments, sistem yang memungkinkan agen AI membeli layanan yang dibutuhkannya sendiri. Alih-alih menerima satu tagihan bulanan untuk seluruh pemakaian komputasi, penyimpanan, atau inferensi, agen membayar setiap permintaan layanan satu per satu dengan stablecoin yang diselesaikan di jaringan Sui.

Cara kerja sistemnya bertumpu pada pemberian izin yang dibatasi. Pemilik dana menyetor satu kumpulan dana per jenis aset, lalu memberi agen akses terbatas yang mencakup daftar layanan yang boleh dibeli, total anggaran, batas maksimum per pembayaran, dan masa berlaku izin. Seluruh batas itu adalah keadaan on-chain yang ditegakkan pada saat penyelesaian, bukan aturan di sisi server, sehingga permintaan di luar izin tidak akan terselesaikan dan izin bisa dicabut kapan saja. Setiap pembayaran yang berhasil meninggalkan bukti transaksi yang bisa dibuka publik. Sui juga menyediakan penyelesaian tanpa biaya gas sehingga agen cukup memegang stablecoin tanpa harus menyiapkan token SUI untuk membayar ongkos jaringan. Saat ini jalur tersebut masih berjalan di jaringan uji Sui dan mainnet menyusul setelah jalur transaksinya dinilai matang.

Yang belum ada justru bagian yang paling ditunggu pasar. Sui dan Alibaba Cloud sama-sama menyebut ini sebagai kolaborasi yang sedang dibangun, bukan layanan yang sudah hidup. Belum ada tanggal peluncuran, belum ada daftar harga, belum disebut layanan cloud mana yang lebih dulu masuk, dan belum ada satu pun nama pelanggan percontohan yang dipublikasikan. Pada rentang waktu yang sama, Sui juga mengumumkan kerja sama dengan Google Cloud untuk lapisan bukti yang memeriksa apakah agen benar-benar bertindak sesuai izin yang diberikan, serta mengklaim sejak Agustus 2025 jaringannya telah memproses lebih dari satu triliun dolar AS volume transaksi stablecoin, angka yang berasal dari pengungkapan Sui sendiri dan belum diverifikasi pihak ketiga.

Konteksnya membuat langkah ini terlihat sebagai taruhan sisi pasokan. Riset BeInCrypto pada 6 Oktober menemukan 6,4 juta pembayaran yang tercatat di protokol x402 sepanjang periode pengamatan hanya bernilai di bawah 120 ribu dolar AS, dan lebih dari 90 persen di antaranya bernilai kurang dari satu sen. TRM Labs menghitung agen AI mungkin hanya menyumbang 0,6 sampai 7,5 persen dari 52,7 juta dolar AS penyelesaian x402 sepanjang tahun ini. Artinya permintaan yang bisa dilayani model tagih per panggilan masih jauh di bawah pasokan infrastruktur yang sedang dibangun. Kalau model ini terbukti dipakai perusahaan besar, tekanan akan berpindah ke penyedia cloud lain untuk menyediakan cara bayar serupa bagi agen yang bekerja untuk perusahaan, bukan untuk manusia yang menekan tombol checkout.

Sumber asli

BeInCryptobeincrypto.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga