Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Pasar & Belanja AI

Lloyds dan Visa tuntaskan pilot setelmen USDC 750 ribu dolar, dana tiba kurang dari satu jam

Lloyds Banking Group dan Visa menuntaskan pilot setelmen lintas negara memakai stablecoin USDC: dalam uji tujuh hari, Lloyds menyelesaikan kewajiban pembayaran sebesar 750 ribu dolar AS kepada Visa, dengan dana tiba kurang dari satu jam, termasuk transaksi yang dilakukan pada akhir pekan. Ini pilot setelmen stablecoin pertama antara Visa dan kelompok perbankan besar Inggris, dan kecepatannya mengalahkan proses lintas negara tradisional yang bisa memakan satu hari atau lebih di luar jam kerja bank.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Pasar & Belanja AI: Lloyds dan Visa tuntaskan pilot setelmen USDC 750 ribu dolar, dana tiba kurang dari satu jam
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Kelompok perbankan Inggris Lloyds Banking Group dan raksasa pembayaran Visa mengumumkan penuntasan pilot setelmen stablecoin lintas negara yang berjalan selama tujuh hari. Dalam uji tersebut, Lloyds menyelesaikan kewajiban pembayaran senilai 750 ribu dolar AS kepada Visa menggunakan USDC, stablecoin yang mengikuti nilai dolar AS. Dana mencapai Visa dalam waktu kurang dari satu jam, termasuk pada transaksi yang dijalankan saat akhir pekan, sementara proses setelmen lintas negara konvensional kerap butuh satu hari atau lebih bila dimulai di luar jam perbankan.

Cara kerjanya menunjukkan kesiapan operasional yang sesungguhnya. Lloyds memperoleh USDC melalui Archax, bursa aset digital yang teregulasi di Inggris, lalu menjalankan simpul sendiri di jaringan Canton Network yang menawarkan pengaturan privasi yang bisa dikonfigurasi. Sementara itu, Visa menyelesaikan bagian dari sisi blockchain publik yang terpisah. Dengan demikian satu alur setelmen yang sama membentang melintasi jaringan privat perbankan dan blockchain publik sekaligus, sesuatu yang menjadi bukti interoperabilitas antar-jaringan, bukan sekadar teori whitepaper.

Peter Left, Head of Digital Assets Lloyds Banking Group, mengatakan uji coba dengan 750 ribu dolar kewajiban pembayaran nyata telah memindahkan diskusi ini dari ranah teoretis ke lingkungan dunia nyata. Menurutnya, kepastian yang lebih besar atas pergerakan dana dapat mengubah cara perusahaan mengelola likuiditas, dan interoperabilitas antar-rantai menjadi kunci agar uang digital bisa naik kelas ke skala yang lebih besar.

Konteks industri yang lebih luas membuat pilot ini penting. Visa sudah lama menjalankan program setelmen stablecoin dengan nilai setelmen tahunan berjalan sekitar 7 miliar dolar dan baru-baru ini menambah dukungan untuk sembilan blockchain, termasuk Base milik Coinbase yang dipromosikan sebagai rel untuk perdagangan agentic. Bank-bank besar di berbagai negara juga mulai membangun layanan serupa: Coinbase dan Citi baru saja memperluas kemitraan agar klien institusional dapat menerima pembayaran stablecoin, sementara issuer seperti Circle terus memperluas perangkat pengembang di rantai Arc.

Bagi ekonomi agen AI, kabar ini adalah sisi institusional dari rel yang sama. Protokol pembayaran mikro seperti x402 menangani koin senilai sepersekian dolar antara mesin, sementara pilot semacam ini menunjukkan stablecoin juga sanggup mengangkut setelmen grosir antar-bank dengan jam kerja yang tidak mengenal akhir pekan. Keduanya bertemu di titik yang sama: sarana nilai yang bergerak dengan kecepatan perangkat lunak, bukan kecepatan jam kantor.

Sumber asli

FStechfstech.co.uk

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga