Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Pasar & Belanja AI

Robinhood luncurkan Robinhood Agents, agen AI yang berdagang kripto dan saham sambil nasabah tidur

Robinhood mengumumkan Robinhood Agents di HOOD Summit di Houston, agen AI yang tertanam di aplikasinya dan mampu meneliti pasar, menyusun strategi, lalu menempatkan transaksi atas nama nasabah kapan saja, termasuk pukul dua pagi. Bersamaan, platform dengan lebih dari 27 juta akun berdana itu mengumumkan perpetual futures kripto dengan leverage hingga 10x untuk bitcoin dan ether. Sejak Mei, lebih dari 150.000 nasabah sudah membuka akun trading agentic dan agen-agen itu menyentuh perangkat Robinhood hampir 30 juta kali per hari.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Pasar & Belanja AI: Robinhood luncurkan Robinhood Agents, agen AI yang berdagang kripto dan saham sambil nasabah tidur
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Di ajang HOOD Summit di Houston, broker nasdaq-listed Robinhood memperkenalkan Robinhood Agents, sebuah fitur yang membawa perdagangan otomatis yang biasanya menjadi wilayah hedge fund dan firma kuantitatif ke tangan investor biasa. Nasabah menamai agennya, membukakan akun terpisah untuk agen itu, memilih model AI dari lab termasuk OpenAI, lalu menetapkan batas-batas wewenangnya. Model GPT-Luna milik OpenAI akan gratis dipakai sampai akhir tahun. Bedanya dengan chatbot sederhana ditekankan sendiri oleh laporan CoinDesk: chatbot menjawab pertanyaan, sedangkan agen mengambil tindakan, dalam hal ini membeli dan menjual aset atas nama nasabah dalam koridor yang ia tetapkan.

Ini bukan langkah pertama Robinhood di ranah ini. Pada Mei lalu perusahaan mengizinkan pengguna teknis menghubungkan agen AI buatan mereka sendiri ke akun. Hasilnya menurut perusahaan: lebih dari 150.000 nasabah telah membuka akun perdagangan agentic, dan agen-agen tersebut kini memanggil perangkat Robinhood hampir 30 juta kali per hari. Versi baru ini mempermudah semua orang, bukan hanya yang paham teknis. Fitur lanjutan bernama Loops dijanjikan menyusul: sebuah strategi diubah menjadi instruksi tetap yang dieksekusi berulang, misalnya memeriksa pasar tiap pagi dan berdagang bila syarat tertentu terpenuhi, berjalan siang dan malam.

Untuk sisi kripto, Robinhood membawa perpetual futures ke nasabah AS yang memenuhi syarat, produk yang selama ini didominasi bursa lepas pantai dengan volume harian di atas 200 miliar dolar. Leverage ditawarkan hingga 10x untuk bitcoin dan ether, serta 3x untuk SOL, XRP, DOGE, ADA, LINK, dan HYPE. Laporan itu mengingatkan risikonya secara lugas: pergerakan 10 persen berlawanan arah pada posisi 10x bisa menghapus dana posisi itu. Kedua produk masih dalam tahap peluncuran bertahap; Robinhood Agents disebut segera hadir untuk nasabah AS yang memenuhi syarat, sedangkan perps menyusul dalam beberapa bulan.

CoinDesk juga menyoroti dua kekhawatiran yang mengelilingi tren ini. Pertama, ekonom Apollo Torsten Slok menyinggung risiko dana murah bank berpindah otomatis karena agen AI memindahkan uang rumah tangga ke akun berimbal hasil tertinggi. Kedua, ribuan agen yang menjalankan model serupa atas data serupa bisa menumpuk ke transaksi yang sama di detik yang sama dan mengubah pergerakan kecil menjadi tajam. Untuk saat ini risiko-risiko itu masih teoretis karena teknologinya baru awal, tetapi arahnya jelas: perangkat lunak kini menjadi peserta pasar yang memegang otoritas belanjanya sendiri.

Sumber asli

CoinDeskcoindesk.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga