Ekonom Apollo peringatkan bank run agentic saat agen AI memindahkan uang rumah tangga
Torsten Slok, ekonom kepala Apollo Global Management, memperingatkan bahwa agen AI yang mengurus uang rumah tangga bisa memicu bank run perlahan dengan memindahkan dana ke rekening berbunga tinggi secara otomatis. Pemicunya bukan kepanikan nasabah, melainkan optimasi imbal hasil berkecepatan mesin.
Torsten Slok, partner sekaligus ekonom kepala Apollo Global Management, menerbitkan catatan bertanggal 27 September 2026 berjudul Is an Agentic bank run coming?. Argumennya sederhana tetapi berdampak luas: asisten AI pribadi seperti Muse milik Meta dan sejenisnya bisa menyapu dana kas rumah tangga ke rekening berbunga 3,3 sampai 5,0 persen per tahun, sementara rata-rata nasional rekening giro di Amerika Serikat hanya 0,1 persen. Selisih itu sudah lama ada, tetapi agen membuat perpindahannya otomatis, terus-menerus, dan tanpa gesekan.
Hitungannya dipakai untuk menunjukkan besarnya dorongan. Pada saldo 10.000 dolar, rekening giro menghasilkan sekitar 10 dolar setahun, sementara alternatif fintech bisa memberi sekitar 100 dolar atau lebih. Slok menyebut sejumlah platform dengan bunga deposito 3,3 hingga 5 persen, dan Crypto Briefing mencatat contoh Adelfi 5,0 persen, SoFi 4,5 persen, serta LevelUp dari LendingClub 4,2 persen. Dia menegaskan bahwa jika setiap rumah tangga memakai agen AI untuk mengoptimalkan imbal hasil kasnya, bank bisa kehilangan porsi besar deposito murah yang menjadi bahan bakar kredit, dan itu masalah bagi seluruh sistem keuangan.
Yang membedakan skenario ini dari bank run klasik adalah pemicunya. Bank run tradisional digerakkan rasa takut, sedangkan yang digambarkan Slok digerakkan efisiensi: tidak ada antrean, tidak ada kepanikan, hanya perangkat lunak yang menghitung lalu bertindak. CoinDesk menambahkan konteks bahwa jalur pembayaran untuk agen sudah tersedia, dengan protokol x402 dilaporkan telah memproses sekitar 188 juta hingga lebih dari 205 juta transaksi kumulatif dan melibatkan sekitar 69.000 agen aktif. Yayasan x402 di bawah Linux Foundation kini didukung Cloudflare, Google, Visa, Mastercard, AWS, Circle, dan Stripe.
Ukuran pasar yang dipakai masih berselisih jauh. CoinDesk mengutip Mordor Intelligence yang menaksir agentic AI di jasa keuangan mencapai 7,78 miliar dolar pada 2026 dan berpotensi naik ke 43,52 miliar dolar pada 2031, sementara MarketsandMarkets menaksir segmen agen AI yang lebih sempit sekitar 845 juta dolar pada 2025. Rentang lebar itu sendiri adalah pesan: belum ada konsensus soal seberapa besar uang yang benar-benar bergerak melalui agen hari ini.
Karena itu perlu penyeimbang. TRM Labs, yang hasilnya dilaporkan Decrypt pada September 2026, menemukan hanya 0,6 sampai 7,5 persen nilai penyelesaian di x402 yang tampak benar-benar dijalankan agen otonom, dan sebagian besar trafik lebih menyerupai skrip otomatis biasa. Artinya peringatan Slok adalah proyeksi tentang apa yang bisa terjadi, bukan catatan tentang apa yang sudah terjadi. Bagi institusi yang mulai memakai agen untuk urusan dana, implikasi praktisnya tetap berlaku sekarang: tentukan plafon per transaksi dan per hari, pakai allowlist rekening dan protokol, dan wajibkan persetujuan manusia di atas ambang nilai tertentu.
Sumber asli
CoinDeskcoindesk.comSumber pendukung
Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan