Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Pasar & Belanja AI

OneByZero asal Singapura raih 20 juta dolar AS Seri A dipimpin Jungle Ventures

OneByZero, perusahaan AI enterprise yang berbasis di Singapura, mengumumkan pada 5 Oktober 2026 bahwa mereka mengumpulkan 20 juta dolar AS dalam ronde Seri A yang diantarai Jungle Ventures, dan ini menjadi pendanaan eksternal pertamanya. Dana itu dipakai memperluas tim rekayasa, masuk ke Jepang, serta mengembangkan platform penyebaran AI bernama NEO dan agen AI Coworkers. Perusahaan beroperasi di sembilan pasar termasuk Indonesia, dan mengklaim pendapatannya lebih dari dua kali lipat setiap tahun selama tiga tahun terakhir.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Pasar & Belanja AI: OneByZero asal Singapura raih 20 juta dolar AS Seri A dipimpin Jungle Ventures
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

DealStreetAsia melaporkan pada 5 Oktober 2026 bahwa OneByZero, perusahaan kecerdasan artifisial untuk perusahaan di Singapura, mengumumkan perolehan 20 juta dolar AS dalam ronde pendanaan Seri A yang diantarai Jungle Ventures. Ronde ini menjadi pendanaan eksternal pertama bagi perusahaan tersebut. OneByZero menyatakan dana segar itu akan dipakai memperluas tim rekayasanya, membuka kantor di Jepang, dan mengembangkan platform penyebaran AI bernama NEO beserta agen yang mereka sebut AI Coworkers. Perusahaan juga akan memperbesar operasinya di sembilan pasar tempat mereka berjalan saat ini, yaitu Australia, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam.

Fokus bisnisnya bukan menjual model, melainkan menempatkan agen AI agar bekerja di dalam sistem yang sudah dipakai perusahaan. Platform NEO diposisikan sebagai lapisan kendali untuk penyebaran itu, lengkap dengan tata kelola dan catatan aktivitas agen. Artinya, ketika sebuah agen mengambil tindakan di dalam sistem perusahaan, ada jejak yang bisa diperiksa dan ada aturan yang membatasi wewenangnya. Pendekatan ini menyasar kebutuhan yang sering muncul sebelum perusahaan berani menaikkan volume otomasi, yaitu kejelasan batas, izin, dan audit. Perusahaan menambahkan bahwa mereka akan mengembangkan templat khusus industri, termasuk alat agar perusahaan bisa membangun aplikasi AI memakai model terbuka dan model bahasa berukuran lebih kecil.

Pendiri sekaligus CEO OneByZero, Niket Vaidya, menyatakan bahwa setiap perusahaan kini punya akses ke AI yang kuat, tetapi nilainya baru muncul ketika AI berjalan di dalam sistem yang menjalankan bisnis, di bawah aturan perusahaan itu sendiri, dan makin baik setiap pekan. Perusahaan mengklaim pendapatannya telah lebih dari dua kali lipat setiap tahun selama tiga tahun terakhir, dan bahwa rencana berikutnya mencakup perluasan ke konglomerasi, sektor kesehatan, dan sektor publik. Nilai valuasi ronde ini tidak diungkap, dan nama investor lain di luar Jungle Ventures juga tidak disebutkan dalam laporan.

Bagi pasar Asia Tenggara, transaksi ini memperlihatkan dua hal. Pertama, modal tetap mengalir ke perusahaan yang menjual hasil, bukan janji laboratorium model, khususnya yang menjual kemampuan menempatkan agen di sistem lama warisan perbankan atau manufaktur. Kedua, Indonesia termasuk dalam daftar pasar yang sudah dilayani, sehingga pola kerja sama semacam ini kemungkinan muncul sebagai pesaing langsung bagi vendor agen layanan pelanggan di dalam negeri. Angka pendanaan sebesar 20 juta dolar AS dan sembilan pasar di atas diambil langsung dari laporan DealStreetAsia, sementara klaim pertumbuhan pendapatan berasal dari perusahaan dan belum diverifikasi independen.

Sumber asli

DealStreetAsiadealstreetasia.com

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga