Casap kumpulkan 56 juta dolar Seri B untuk agen AI penanganan fraud dan sengketa bank
Casap menutup putaran Seri B 56 juta dolar yang dipimpin Base10 Partners, dengan partisipasi strategis Experian dan Synchrony serta investor lama Emergence Capital dan Lightspeed Venture Partners. Total pendanaan perusahaan yang berdiri 2023 itu kini 90 juta dolar, sekitar setahun setelah Seri A 25 juta dolar. Agennya menangani sengketa transaksi dan fraud untuk lebih dari 100 lembaga keuangan.
Casap mengumumkan putaran Seri B sebesar 56 juta dolar yang dipimpin Base10 Partners, dengan partisipasi strategis dari Experian dan Synchrony serta dukungan investor lama Emergence Capital dan Lightspeed Venture Partners. Putaran ini datang sekitar setahun setelah Seri A 25 juta dolar dan membawa total pendanaan perusahaan menjadi 90 juta dolar. Casap didirikan pada 2023 oleh Shanthi Shanmugam, mantan eksekutif Robinhood, dan Saisi Peters, mantan eksekutif Chime.
Produknya adalah agen AI yang menyelidiki kasus, mengambil keputusan, lalu bertindak di sistem yang sudah dipakai lembaga keuangan. Agen tersebut mengikuti kebijakan dan prosedur spesifik tiap institusi, menyimpan catatan keputusan yang bisa diaudit, dan menaikkan kasus ke manusia ketika penilaian dibutuhkan. Fokus awalnya sengketa pembayaran dan fraud, lalu melebar ke penagihan, klaim, dan pengecualian transaksi yang rumit.
Angka yang dipakai Casap untuk menjual jasanya cukup spesifik. Perusahaan menyatakan membantu lebih dari 100 lembaga keuangan menurunkan kerugian fraud pihak pertama hingga 51 persen, mencapai tingkat kemenangan chargeback 96 persen dibanding rata-rata industri 60 persen, memangkas waktu penyelesaian dari sebelumnya sampai 90 hari menjadi 8 hari, dan menyelesaikan 73 persen kasus sengketa lewat otomasi agen dengan pengawasan manusia. Waktu proses manusia turun dari 45 menit menjadi satu sampai dua menit per kasus. Pendapatan perusahaan tumbuh sepuluh kali dalam setahun terakhir, lebih dari dua kali target awal.
Adeyemi Ajao, Managing Partner Base10 Partners, menyatakan selama bertahun-tahun lembaga keuangan diyakinkan bahwa mereka harus memilih antara efisiensi operasional dan mutu layanan, dan Casap menunjukkan teknologi agen bisa mengubah pilihan itu. Ia juga menyebut peluangnya kini jauh lebih besar daripada sekadar sengketa.
Konteks pasar membuat putaran ini masuk akal. Alat AI generatif justru mempermudah nasabah mengajukan sengketa, sementara kelompok di media sosial saling bertukar cara memenangkannya, sehingga beban kerja tim sengketa di bank naik. Di sisi lain, agen yang menyentuh uang nasabah harus lulus syarat audit dan kepatuhan yang jauh lebih ketat daripada chatbot biasa, dan itulah bagian yang mahal untuk dibangun sendiri. Casap menjual posisi itu sebagai jasa siap pakai, bukan sebagai proyek internal tahunan.
Sumber asli
Finovate, 28 Oktober 2026finovate.comFakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan