Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Rilis Model

Grok 4.8 disebut terlambat, Musk akui pengembangan lebih lama dan sebut tak peduli skor benchmark

Elon Musk mengakui pada 30 Oktober 2026 bahwa pengembangan Grok 4.8 memakan waktu lebih lama dari perkiraan, tetapi menjamin model itu tidak akan mengecewakan. Ia menyatakan tim tidak mengoptimalkan skor benchmark. Model yang diumumkan September dengan 2,5 triliun parameter itu belum dirilis sampai akhir pekan ini.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Rilis Model: Grok 4.8 disebut terlambat, Musk akui pengembangan lebih lama dan sebut tak peduli skor benchmark
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

BlockBeats melaporkan pada 30 Oktober 2026 bahwa Elon Musk mengakui pengembangan Grok 4.8 berlangsung lebih lama daripada perkiraan. Dalam pernyataannya, Musk menjamin model baru itu tidak akan mengecewakan dan menegaskan bahwa timnya tidak mengoptimalkan diri untuk skor benchmark. Ia menyatakan lebih mementingkan kegunaan nyata di lapangan. Pernyataan itu sendiri terkonfirmasi sebagai pernyataan, tetapi isi produknya belum bisa dinilai karena modelnya belum tersedia untuk umum.

Jejak waktunya cukup jelas. Pada 14 September 2026, Musk menyebut Grok 4.8 memiliki 2,5 triliun parameter dan memakai sistem pelatihan berbasis C++ yang baru. Saat itu ia memperkirakan pre-training selesai pada pekan yang sama, lalu dilanjutkan ke tahap reinforcement learning. Lebih dari enam pekan kemudian, model tersebut masih belum dirilis. Jeda itu yang membuat pernyataan terbarunya dibaca sebagai pengakuan keterlambatan, bukan sekadar pembaruan progres.

Alasan Musk menurunkan retorika benchmark juga bisa dilacak. Lembaga evaluasi independen Artificial Analysis mencatat bahwa Grok 4.7 pada tingkat penalaran tertinggi hanya naik dua poin indeks kecerdasan dibanding Grok 4.6, yaitu dari 44 ke 46. Pada saat yang sama, rata-rata token keluaran per pertanyaan naik dari sekitar 38 ribu menjadi 81 ribu. Artinya, model menjawab jauh lebih panjang dengan tambahan kemampuan yang tipis. Keluhan serupa muncul di komunitas pengguna Cursor yang merasa kuota cepat habis tanpa peningkatan hasil yang sepadan.

Pernyataan sebelumnya memperkuat gambaran itu. Dalam wawancara dengan CCTV pada September 2026, Musk mengakui Grok 4.7 masih di bawah Claude Opus 5.5 dan memperkirakan xAI baru punya peluang menyusul kelas teratas pada 2027. Pada Oktober, ia juga mengusulkan agar Grok Bot memanggil model eksternal, termasuk Claude, sesuai jenis tugas, dan merencanakan varian berkecepatan tinggi dari Grok 4.8 untuk melayani permintaan sederhana. Kebijakan memanggil model pihak lain itu sendiri sudah menandakan bahwa satu model internal belum dianggap cukup.

Sampai berita ini disusun, tidak ada tanggal rilis, tidak ada kartu model, dan tidak ada harga untuk Grok 4.8. Karena itu, statusnya ditandai sebagian terkonfirmasi: pernyataan Musk dan riwayat keterlambatannya jelas, tetapi kemampuan model belum bisa diverifikasi siapa pun. Bagi pengguna, kesimpulan praktisnya adalah tidak menahan pekerjaan. Rencana otomasi dokumen, coding, atau analisis sebaiknya tetap berjalan di model yang sudah tersedia dan bisa diuji hari ini, bukan menunggu rilis yang belum punya tanggal.

Sumber asli

BlockBeats, 30 Oktober 2026en.theblockbeats.news

Sumber pendukung

Klaim dalam naskah ini belum dapat dipastikan dari sumber kredibel. Baca dengan hati-hati dan periksa sumber aslinya. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga