Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Pasar & Belanja AI

Pendapatan eksternal Bittensor naik ke 70 juta dolar AS setahun, emisi token masih jauh di atasnya

Indeks pendapatan SubConnect edisi 4 November 2026 menempatkan pendapatan tahunan ekosistem Bittensor pada sekitar 70 juta dolar AS, naik sekitar 40 persen dari 50 juta dolar AS pada Oktober. Subnet komputasi dan inferensi menyumbang 78 sampai 82 persen pendapatan terverifikasi. Namun emisi jaringan diperkirakan lebih dari 300 juta dolar AS setahun, sehingga pendapatan dari pelanggan luar baru menutup 9 sampai 23 persennya.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Pasar & Belanja AI: Pendapatan eksternal Bittensor naik ke 70 juta dolar AS setahun, emisi token masih jauh di atasnya
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

SubConnect, pelacak pendapatan di jaringan Bittensor, merilis indeks edisi 4 November 2026 yang menempatkan pendapatan berulang tahunan ekosistem pada sekitar 70 juta dolar AS. Angka itu naik sekitar 40 persen dibanding bulan sebelumnya yang berada di kisaran 50 juta dolar AS. Jika ditarik lebih jauh, kurvanya lebih tajam: pada akhir Agustus sampai awal September 2026, baseline yang dicatat SubConnect masih 32 sampai 35 juta dolar AS. Artinya pendapatan tahunan ekosistem ini berlipat kurang lebih dua kali dalam dua bulan, dan seluruhnya berasal dari penjualan jasa AI, bukan dari insentif token.

Bittensor bekerja dengan struktur subnet, yaitu pasar khusus yang masing-masing menangani satu jenis tugas atau layanan AI. Setiap subnet memiliki token sendiri yang disebut token alpha, berdampingan dengan token utama jaringan, TAO. Menurut SubConnect, sebagian besar pertumbuhan datang dari subnet yang menjual komputasi dan inferensi. Tiga subnet memimpin: Lium pada subnet 51, Targon pada subnet 4, dan Engy pada subnet 53, disusul Bitcast, Almanac, Score, dan Vanta. Subnet komputasi dan infrastruktur menyumbang sekitar 78 sampai 82 persen dari total pendapatan terverifikasi, yang berarti kesehatan jaringan saat ini sangat bergantung pada satu kategori usaha.

Ada perubahan perilaku yang layak dicatat pada sisi pelaku subnet. Sebagian dari mereka memakai pendapatan luar itu untuk membeli kembali token alpha miliknya sendiri. Ketika SubConnect pertama kali menerbitkan Revenue Index, sudah ada empat belas subnet penghasil pendapatan yang membiayai buyback dengan cara ini, dan jumlahnya terus bertambah. Pola tersebut menunjukkan bahwa sebagian subnet kini berfungsi seperti usaha jasa biasa yang mengejar margin, bukan sekadar peserta lelang emisi.

Masalah strukturalnya tetap besar. Emisi jaringan diperkirakan melebihi 300 juta dolar AS per tahun, sehingga pendapatan dari pelanggan eksternal hanya menutup 9 sampai 23 persen dari nilai yang dibagikan ke peserta jaringan. SubConnect sendiri mengakui tantangannya adalah menjaga pertumbuhan sambil memperbaiki margin dan mengurangi ketergantungan pada emisi, dan proyeksinya masih mempertahankan target pendapatan di atas 100 juta dolar AS pada akhir 2026. Perlu ditegaskan bahwa angka-angka ini adalah estimasi yang disusun dari catatan pembayaran off-chain, bukan total on-chain yang diaudit, jadi tingkat keyakinannya lebih rendah daripada laporan keuangan perusahaan publik. Yang paling layak dipantau karena itu bukan tajuk pendapatan, melainkan perbandingan antara pendapatan eksternal dan emisi, ditambah risiko konsentrasi pada komputasi jika harga kapasitas GPU dan inferensi semakin kompetitif.

Sumber asli

Crypto Briefingcryptobriefing.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga