Anthropic memperluas tanda air teks Claude ke empat model lama mulai 3 November
Anthropic memberi tahu pelanggan API bahwa mulai 3 November 2026 tanda air teks diperluas ke Claude Mythos 5, Opus 4.7, Opus 4.6, dan Sonnet 4.6. Tanda air berupa pola pilihan kata yang tak terlihat pembaca, tidak menambah token, dan tidak memuat identitas pengguna. Perluasan ini bagian dari kewajiban transparansi EU AI Act yang berlaku sejak 2 Agustus 2026.
Anthropic memberi tahu pelanggan API-nya pada Jumat, 30 Oktober 2026, bahwa mulai 3 November 2026 tanda air teks akan diperluas ke empat model yang lebih lama: Claude Mythos 5, Claude Opus 4.7, Claude Opus 4.6, dan Claude Sonnet 4.6. Sebelumnya tanda air hanya melekat pada model terbaru seperti Claude Opus 5.5 yang diluncurkan Agustus lalu. Mashable mencatat perluasan ini sebagai kelanjutan permintaan legislator Uni Eropa agar teks buatan model bahasa bisa dibedakan dari tulisan manusia.
Mekanismenya bukan menyisipkan karakter tersembunyi. Menurut penjelasan resmi Anthropic, tanda air bekerja pada pilihan kata bernilai rendah, yaitu saat beberapa kata sama-sama masuk akal, misalnya pilihan antara overcast dan grey setelah kalimat tentang cuaca dingin. Sumber keacakan pilihan itu diganti kunci rahasia ditambah beberapa kata sebelumnya, sehingga urutan kata menyimpan pola yang tak terlihat bagi pembaca tetapi bisa diuji oleh pemegang kunci. Metodenya versi dari SynthID-Text yang dipublikasikan Google DeepMind di jurnal Nature pada 2024, turunan dari usulan Scott Aaronson pada 2022.
Anthropic menegaskan tanda air tidak menambah token, tidak memperlambat model, dan tidak memuat informasi apa pun tentang pengguna, organisasi, atau isi percakapan. Batasnya juga jelas: pengujian hanya menjawab seberapa besar kemungkinan sebuah teks sebagian ditulis Claude, tidak membuktikan teks itu tulisan manusia, dan tidak mendeteksi model lain meski model itu memakai tanda air sendiri. Deteksi melemah pada teks pendek, pada bagian faktual yang pilihan katanya sempit, pada hasil proofreading ringan yang hampir semua katanya milik manusia, dan pada kode yang menuntut ketepatan.
Alasannya kepatuhan. Anthropic dan sekitar 190 penandatangan menyepakati Code of Practice Uni Eropa tentang transparansi konten buatan AI pada Juli 2026, dan kewajiban penandaan berlaku bagi penyedia yang melayani pasar Eropa sejak 2 Agustus 2026. Karena belum ada cara membatasi penerapan per wilayah, tanda air dijalankan secara global, sehingga pengguna di Indonesia juga menerima teks yang membawa pola tersebut tanpa perubahan kualitas atau harga.
Bagi penerbit dan tim yang memakai Claude untuk menulis, ini mengubah cara memeriksa asal konten. Tanda air tidak membantu pembaca awam karena memang tidak terlihat, sementara Komdigi berulang kali meminta platform menandai konten AI secara terbuka. Artinya pengungkapan tetap harus eksplisit di halaman, sedangkan tanda air lebih berguna sebagai bukti forensik ketika sebuah teks dipertanyakan di kemudian hari, misalnya dalam sengketa hak cipta atau pemeriksaan dokumen.
Sumber asli
Mashablemashable.comFakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan