Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Keamanan & Regulasi

Elliptic: pencucian dana Binance dijalankan skrip, bukan agen AI yang memutuskan

Elliptic menyimpulkan tidak ada bukti bahwa kecerdasan artifisial mengarahkan pencucian dana 6,4 miliar dolar dari peretasan Binance. Dalam kurang dari empat hari, dana disebar ke sekitar 12.000 dompet di 11 jaringan lewat lebih dari 40.000 transaksi, tetapi polanya berupa waktu tetap, nominal berulang, dan percobaan ulang yang gagal tanpa perubahan strategi. Sekitar 2,85 miliar dolar atau 44 persen dana sudah dibekukan atau disita.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Keamanan & Regulasi: Elliptic: pencucian dana Binance dijalankan skrip, bukan agen AI yang memutuskan
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Perusahaan analitik blockchain Elliptic menyimpulkan bahwa tidak ada bukti agen AI mengambil keputusan dalam pencucian dana hasil peretasan Binance senilai 6,4 miliar dolar. Temuan itu disampaikan pada Senin, 2 November 2026, dan dilaporkan CoinDesk serta Decrypt. Pendiri sekaligus kepala ilmuwan Elliptic, Tom Robinson, menyatakan bahwa pencucian itu memang otomatis, tetapi tidak ada bukti yang menunjukkan agen AI yang mengambil keputusan; pola yang terlihat cocok dengan skrip yang ditulis dan diawasi manusia. FBI sebelumnya menyatakan pencurian pada 29 Oktober dilakukan kelompok TraderTraitor yang terkait Korea Utara.

Skalanya besar. Menurut Elliptic, dalam waktu kurang dari empat hari dana disebar ke sekitar 12.000 dompet di 11 jaringan melalui lebih dari 40.000 transaksi, dengan laju kira-kira satu dompet baru setiap 25 detik. Para pelaku memakai sekitar 20 layanan perangkat lunak otomatis, bursa terdesentralisasi, protokol pinjaman, dan jembatan lintas rantai. Di Tron, yang menjadi jalur utama, aktivitas memuncak pada sekitar 1.300 transaksi dalam satu jam. Kecepatan itu sempat memunculkan dugaan bahwa agen AI yang bekerja, dan Elliptic secara eksplisit membantah dugaan tersebut.

Alasan pembantahannya teknis dan bisa diperiksa. Menurut Elliptic, transaksi menunjukkan jarak waktu yang tetap, nominal yang dipakai berulang, percobaan ulang buta setelah transaksi gagal, serta jeda yang menyerupai jam kerja manusia. Agen AI yang benar-benar mengambil keputusan biasanya mengenali penyebab kegagalan lalu mencoba jalur lain, misalnya bursa atau jembatan pengganti ketika sebuah dompet diblokir. Elliptic juga mencatat pola uji coba: nominal kecil dikirim lebih dulu untuk menguji rute, baru kemudian dana besar dipindahkan, dan enam jembatan lintas rantai dipakai dalam rentang 100 menit pada 30 Oktober.

Yang mempercepat penyelamatan justru penerbit stablecoin. Sekitar 3,46 miliar dolar atau 54 persen hasil curian berbentuk stablecoin, dan sekitar 2,85 miliar dolar atau 44 persen sudah dibekukan atau disita, jauh lebih tinggi dibandingkan sekitar 3 persen setelah peretasan Bybit senilai 1,5 miliar dolar pada Februari 2025. Tether membekukan USDT curian di Ethereum 37 menit setelah dana mencapai dompet penyerang, sedangkan Circle membekukan seluruh 823 juta dolar USDC sebelum sempat ditukar. Sebelum pembekuan berlaku, penyerang sempat menukar 434 juta USDT menjadi ETH di bursa terdesentralisasi seperti Uniswap, meminjam 19.762 ETH di Aave dengan jaminan 59,9 juta USDT, dan menukar 234 juta USDT menjadi TRX; sekitar 786 juta dolar stablecoin lolos.

Sisa dana sekitar 3,24 miliar dolar masih berada di alamat yang terkait pencurian, sebagian besar berupa ETH dan 18.270 Bitcoin yang belum bergerak sejak hari serangan. Elliptic menilai dana itu sangat mungkin masih dipegang Korea Utara, sementara dana yang sudah dicuci mungkin sudah masuk ke jaringan pencucian uang di Tiongkok, dan hanya sebagian kecil yang tampak sudah dicairkan. Binance sendiri membuka kembali penarikan pada hari Minggu dan mencatat arus keluar bersih sekitar 3,64 miliar dolar dalam sembilan setengah jam pertama. Bagi pembaca yang menyusun prosedur insiden, pelajaran yang bisa diambil bukan soal siapa pelakunya, melainkan bahwa kecepatan pembekuan oleh penerbit aset menentukan hasil akhir lebih besar daripada kecepatan deteksi pola.

Sumber asli

CoinDeskcoindesk.com

Sumber pendukung

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga