Lewati ke isi

Edisi harian · terbit setiap pagi

Berita AI pilihan, ditulis ulang dalam bahasa Indonesia, setiap pagi.

Kirim tips
Terkini
Ekosistem Agen

Circle dan Proof gabungkan x401 dan x402, pembayaran stablecoin agen kini membawa identitas hukum

Circle Internet Group dan perusahaan infrastruktur identitas Proof mendemonstrasikan satu transaksi agen yang memuat verifikasi identitas hukum dan pembayaran stablecoin sekaligus. Protokol x401 memakai kode HTTP 401 untuk menyatakan bukti identitas apa yang diminta pedagang, sedangkan x402 memakai kode HTTP 402 untuk menyatakan cara pembayarannya; keduanya dipakai berurutan dalam USDC dari Circle Agent Wallet. Bukti identitasnya bersertifikat NIST IAL2, dan pedagang menyimpan bukti bertanda tangan yang bisa dipakai saat sengketa.

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email
Ilustrasi rubrik Ekosistem Agen: Circle dan Proof gabungkan x401 dan x402, pembayaran stablecoin agen kini membawa identitas hukum
Ilustrasi: Jekardah AI News, dibuat otomatis sesuai rubrik.

Circle Internet Group, perusahaan penerbit USDC yang tercatat di bursa New York dengan kode CRCL, bersama perusahaan infrastruktur identitas Proof memperagakan satu transaksi yang selama ini dianggap sulit: pembayaran yang dilakukan agen, tetapi tetap bisa dipertanggungjawabkan kepada manusia tertentu. Demonstrasi itu berlangsung di konferensi Money20/20 di Las Vegas pada pekan sebelumnya dan dilaporkan The Fintech Times pada 28 Oktober 2026. Masalah yang hendak dijawab bukan soal kecepatan atau biaya, melainkan soal kepercayaan: pedagang tidak punya cara yang bisa diandalkan untuk mengetahui siapa yang mengesahkan pembelian ketika perintahnya datang dari agen.

Rancangan teknisnya memakai dua standar terbuka di lapisan HTTP yang saling melengkapi. Protokol x401 milik Proof terbit pada Juni 2026 dan baru masuk produksi pekan lalu; ia memanfaatkan kode respons HTTP 401, yang biasa dipakai untuk menolak permintaan tanpa kredensial, sebagai cara pedagang menyatakan bukti identitas seperti apa yang diminta dan penerbit kredensial mana yang ia percayai. Protokol x402 milik Circle memakai kode HTTP 402 untuk menyatakan bagaimana agen harus membayar. Dipakai berurutan, x401 menjawab pertanyaan siapa yang diwakili agen, sedangkan x402 menjawab bagaimana transaksi diselesaikan.

Dalam alur demonstrasi, pedagang membalas permintaan agen dengan dua tuntutan sekaligus: syarat identitas lewat x401 dan permintaan pembayaran USDC lewat x402. Dompet agen berbasis Proof kemudian menyerahkan kredensial terverifikasi yang berasal dari proses pembuktian identitas bersertifikat NIST IAL2, disertai persetujuan bertanda tangan yang khusus berlaku untuk pembelian tersebut. Hanya fakta identitas yang relevan yang diungkapkan; dokumen identitas utuh tidak dikirim dan tidak disimpan pedagang. Agen lalu membayar dari Circle Agent Wallet dalam USDC melalui x402, dan pedagang menyimpan bukti bertanda tangan yang tahan manipulasi sebagai dasar penyelesaian sengketa tanpa perlu memanggil ulang Proof secara langsung.

Ada satu bagian yang secara komersial lebih menarik daripada demonstrasinya. Proof memberi harga pada setiap klaim identitas, dan kanal x402 yang sama bisa mengalirkan mikropembayaran dari pedagang ke penerbit kredensial untuk setiap pemeriksaan yang dipakai. Artinya pedagang bisa membayar pemeriksaan identitas saat ia membutuhkannya, tanpa kontrak bilateral lebih dulu dengan penerbit kredensial. Itu menghapus salah satu penghambat yang membuat identitas terverifikasi sulit dipakai lintas ekosistem. Pendiri sekaligus CEO Proof, Pat Kinsel, menyatakan bahwa kerja sama ini memberi alasan bagi perusahaan untuk menerima agen, bukan memblokirnya. Konteksnya nyata: menurut laporan tersebut, sejumlah lembaga besar di Money20/20 memilih memblokir seluruh lalu lintas agen karena tidak mampu menilai risikonya.

Sumber asli

The Fintech Times, 28 Oktober 2026thefintechtimes.com

Fakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan

Bagikan WhatsApp X LinkedIn Telegram Email

Baca juga