Grok Bot mulai menelepon orang dan usaha atas nama pengguna
Elon Musk mengumumkan lewat X pada 25 Oktober 2026 bahwa Grok Bot bisa menelepon seseorang atau sebuah usaha atas nama pengguna, menyampaikan permintaan, mencatat jawaban, lalu mengirim ringkasan percakapan. Tangkapan pengguna yang dikutip Musk menyebut Grok Bot versi 0.77 bisa memutar nomor, menunggu antrean, menekan tombol menu, dan mengikuti transfer antar departemen sambil menampilkan transkrip langsung. Belum ada catatan rilis resmi xAI yang mencantumkan kemampuan ini.
Elon Musk mengumumkan pada 25 Oktober 2026 melalui akun X-nya bahwa Grok Bot kini dapat menelepon seseorang atau sebuah usaha atas nama pengguna, menyampaikan permintaan, mencatat jawaban yang diterima, lalu mengirimkan catatan berisi ringkasan percakapan. Unggahan itu mengutip tangkapan seorang pengguna yang menjabarkan kemampuan Grok Bot versi 0.77: bot memutar nomor, menunggu di antrean, menekan tombol menu, dan mengikuti perpindahan antar departemen sementara pengguna melihat transkrip percakapan secara langsung. Kemampuan ini melengkapi rangkaian fitur yang sudah ditambahkan sejak bot tersebut dibuka dalam beta publik pada Agustus 2026.
Jejak penambahannya cukup rapi jika dilihat berurutan. Setelah email dan pembayaran, Grok Bot mendapat kemampuan berbelanja dan memesan secara daring pada 10 Oktober 2026, lalu izin memanggil kalender, pengingat, dan buku kontak di ponsel pengguna pada 22 Oktober 2026. Versi 0.77 yang dikutip dalam unggahan Musk juga disebut bisa bergabung ke jaringan privat pengguna lewat Tailscale dan memiliki layar penyiapan untuk aplikasi Messages di Mac, meski fitur Messages itu masih dalam keadaan mati. Artinya arah produknya jelas: satu bot yang memegang beberapa kanal komunikasi pribadi sekaligus.
Perlu dicatat batas verifikasinya. Sampai run ini berjalan, belum ada catatan rilis resmi xAI yang mencantumkan kemampuan menelepon; halaman resmi Grok Bot tidak menyebutnya, dan changelog publik terakhir yang ditemukan masih versi 0.75.5 tertanggal 23 Oktober 2026. Sumber primernya adalah unggahan Musk dan tangkapan pengguna, dengan media yang meliput hanya mengutip keduanya. Karena itu berita ini diberi status belum terverifikasi, bukan karena isinya mustahil, tetapi karena belum ada dokumentasi produk yang bisa diperiksa sendiri.
Kalau kemampuan ini benar berjalan, yang bergeser bukan sekadar fitur, melainkan bidang persaingan. Menunggu antrean, memverifikasi identitas, menagih janji, dan mencatat nomor tiket adalah pekerjaan yang selama ini menghabiskan waktu pelanggan dan staf layanan pelanggan. Agen yang bisa menunggu antrean dan meringkas hasilnya memindahkan biaya waktu itu ke mesin, dan menempatkan xAI langsung berhadapan dengan dorongan agen suara dari OpenAI dan ElevenLabs. Tetapi justru di titik itu muncul masalah baru: siapa yang membuktikan bahwa penelepon adalah agen sah milik pelanggan, dan bagaimana bank memastikan lawan bicaranya bukan bot penipu yang menyamar sebagai nasabah.
Bagi tim yang membangun agen layanan pelanggan perbankan, pelajarannya teknis dan langsung. Antrean telepon dan menu IVR adalah antarmuka yang bisa diotomasi, jadi lapisan verifikasi harus dipindahkan ke hal yang tidak bisa dipalsukan oleh suara, misalnya nomor terdaftar, kode sekali pakai di kanal lain, dan batas nominal transaksi per sesi. Transkrip otomatis juga berubah menjadi bukti resmi, sehingga kebijakan penyimpanan, penyamaran data pribadi, dan masa retensinya perlu ditetapkan sebelum fitur seperti ini masuk ke jalur produksi.
Sumber asli
The News dan 24/7 Wall St. (mengutip unggahan Elon Musk di X), 25 Oktober 2026thenews.com.pkSumber pendukung
Klaim dalam naskah ini belum dapat dipastikan dari sumber kredibel. Baca dengan hati-hati dan periksa sumber aslinya. Laporkan kesalahan