Mizuho: agen AI bisa menggerus 10 sampai 20 persen pendapatan cadangan Circle
Mizuho memangkas target harga saham Circle Internet Group dari 45 ke 43 dolar dan mempertahankan peringkat Underperform, dengan alasan utama risiko dari mesin asisten AI pribadi. Bank itu memperkirakan adopsi agen AI bisa mengecilkan kapitalisasi pasar USDC sebesar 4 sampai 9 miliar dolar dan menekan pendapatan cadangan Circle 10 sampai 20 persen dalam jangka menengah. Saham CRCL sudah turun 7 persen ke 79,84 dolar pada penutupan 26 Oktober.
Mizuho memangkas target harga saham Circle Internet Group dari 45 dolar menjadi 43 dolar dan mempertahankan peringkat Underperform dalam laporan riset yang terbit Senin, 26 Oktober 2026, seperti dikutip The Block pada 27 Oktober. Alasannya bukan kompetisi antarstablecoin, melainkan sesuatu yang lebih tidak terlihat: mesin asisten AI pribadi. Analis Mizuho menulis bahwa asisten AI menimbulkan risiko yang nyata terhadap pendapatan jangka menengah Circle, dan pasar langsung merespons dengan menurunkan saham CRCL 7 persen ke 79,84 dolar pada penutupan hari yang sama. Dengan harga itu, target 43 dolar menyiratkan potensi penurunan sekitar 46 persen lagi.
Angka yang dipakai Mizuho cukup spesifik. Perusahaan itu memperkirakan adopsi agen AI yang lebih luas bisa mengecilkan kapitalisasi pasar USDC sebesar 4 sampai 9 miliar dolar, dan pada saat yang sama menekan pendapatan cadangan Circle, yaitu hasil bunga dari kas dan surat utang yang menjamin USDC, sebesar 10 sampai 20 persen dalam jangka menengah. Simulasi mereka menunjukkan kecenderungan yang konsisten: agen, termasuk yang mereka sebut Muse, lebih sering merekomendasikan pemindahan dana keluar dari USDC menuju alternatif fiat berimbal hasil yang dijamin FDIC, misalnya rekening tabungan yang ditawarkan SoFi.
Temuan yang lebih menusuk ada di bagian berikutnya. Bahkan ketika pengguna bersikeras tetap berada di aset kripto, agen dalam simulasi itu disebut lebih memilih platform lain daripada menyimpan USDC langsung di ekosistem Circle. Konteksnya dijelaskan oleh komposisi penyimpanan pada kuartal kedua tahun ini: sekitar 17 persen USDC berada di platform Circle tempat pemegangnya tidak memperoleh imbal hasil, 30 persen berada di Coinbase, dan 53 persen sisanya di platform lain. Artinya nilai ekonomi USDC bagi Circle sangat bergantung pada di mana saldo ditahan, dan agen yang mengurus portofolio pengguna punya kuasa untuk memindahkan saldo itu tanpa perlu bertanya setiap kali.
Laporan ini penting karena memindahkan perdebatan tentang agen AI dari soal keamanan ke soal ekonomi. Selama ini sorotan pada agen keuangan berpusat pada risiko dana hilang, kontrak jahat, atau kunci yang dicuri. Mizuho menunjukkan risiko yang lebih halus, yaitu erosi margin penerbit stablecoin ketika perantara otomatis mengoptimalkan imbal hasil untuk penggunanya. Bagi Circle, posisi sebagai penerbit USDC tidak otomatis berarti posisi sebagai tempat penyimpanan pilihan, dan selisih antara keduanya itulah yang kini dihitung pasar.
Perlu dicatat bahwa ini adalah proyeksi satu bank investasi, bukan angka auditan. The Block hanya mengutip laporan riset Mizuho dan tidak menyertakan tanggapan resmi Circle atas klaim tersebut. Namun reaksi harga saham menunjukkan bahwa pasar memberi bobot pada skenario ini, dan bagi tim produk keuangan mana pun pesannya cukup praktis: begitu agen mulai menyarankan produk, kesetiaan nasabah pada satu penerbit atau satu bank berhenti menjadi bawaan dan berubah menjadi hasil dari algoritma yang memilih.
Sumber asli
The Block, 27 Oktober 2026theblock.coFakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan