ChatGPT Ads Resmi Masuk Indonesia, Menyasar Pengguna Gratis
OpenAI memperluas layanan iklan ChatGPT ke tujuh pasar baru, termasuk Indonesia. Iklan hanya tampil pada paket Free dan Go, pelanggan berbayar tetap bebas iklan, dan perusahaan menegaskan percakapan pengguna tidak dapat diakses pengiklan.

OpenAI memperluas lini bisnis periklanan ChatGPT Ads ke tujuh negara baru: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Taiwan. Perluasan ini menyusul peluncuran sebelumnya di Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, dan India. Dengan tujuh pasar baru sekaligus, OpenAI kini menjangkau basis pengguna yang jauh lebih luas untuk memonetisasi produk andalannya.
Untuk pengiklan di Indonesia, ada dua jalur akses. Yang pertama lewat tim OpenAI Ads Solutions maupun mitra agensi global seperti dentsu, Havas Media, Omnicom Media, Publicis Groupe, dan WPP. Yang kedua, dan ini yang paling relevan untuk bisnis kecil dan menengah, pemasangan mandiri lewat Ads Manager bagi bisnis yang memenuhi syarat.
Model monetisasinya menyasar pengguna gratis. Iklan hanya akan tampil untuk pengguna paket Free dan Go, sementara pelanggan berbayar seperti Plus, Pro, dan Enterprise tetap bebas iklan. Ini pola yang lazim dipakai platform digital untuk mendorong konversi ke paket berbayar, dan sekaligus alasan mengapa jangkauan iklan di ChatGPT hari ini belum setara dengan audiens berbayarnya.
Skala bisnisnya tidak bisa dibilang kecil. OpenAI mengklaim ChatGPT Ads telah mencatat laju pendapatan setara US$1 miliar per tahun hanya dalam kurang dari 200 hari sejak diluncurkan, dengan puluhan ribu pengiklan aktif menjalankan kampanye. Vice President dan Head of Global Ads Solutions OpenAI, Dave Dugan, menyebut langkah ini sebagai awal babak baru dunia periklanan, karena AI membuka cara-cara baru bagi pelaku bisnis dan masyarakat untuk terhubung dengan pelanggan.
Kemitraan strategis ikut disebut. Shopee menyatakan tengah menjajaki pemanfaatan AI untuk meningkatkan pengalaman belanja daring sekaligus membantu penjual menjangkau pelanggan secara lebih efektif melalui kerja sama dengan OpenAI. "Setelah peluncuran ChatGPT Ads di Brasil, kami senang dapat memperluas kerja sama ini ke Asia Tenggara dan Taiwan," kata Executive Director Brand and Growth Marketing Shopee, Peggy Zhu.
Soal privasi, OpenAI berupaya menjaga posisinya. Perusahaan menegaskan percakapan pengguna tetap bersifat pribadi dan tidak dapat diakses pengiklan, serta tidak pernah menjual data pelanggan ke pihak ketiga. Iklan yang tampil diberi label jelas, dipisahkan dari jawaban chatbot, dan diklaim tidak memengaruhi konten jawaban yang dihasilkan AI tersebut. Ketiga klaim itu layak dicatat sebagai janji yang perlu diuji dari waktu ke waktu, bukan sebagai fakta yang selesai.
Sumber asli
Bisnis.comteknologi.bisnis.comFakta, angka, nama, dan kutipan dalam naskah ini telah dicocokkan dengan sumber-sumber di atas. Naskah ditulis ulang oleh redaksi, bukan salinan. Laporkan kesalahan



