Stage ID, perkumpulan fotografer di dalam musik

in Komunitas, Lifestyle

JEKARDAH- KOMUNITAS Fotografi dan musik. Dua hal tersebut yang melandasi terbentuknya sebuah komunitas yang mengabadikan aksi-aksi panggung.

Diawali sering bertemu di event-event musik kemudian tercetuslah keinginan untuk membentuk suatu wadah bagi fotografer panggung. Suatu tempat untuk saling berbagi mengenai foto dan musik.

Stage ID pun disepakati sebagai nama yang diusung untuk komunitas tersebut. Dilahirkan pada bulan Agustus 2011 diikuti dengan membuat account twitter @stageid.

Dalam tempo singkat hanya dua minggu setelah dibuat, follower mencapai 200 orang. Diikuti dengan membentuk grup di facebook untuk memperluas jaringan pertemanan.

Stage ID juga lahir karena keprihatinan. Prihatin akan foto panggung yang hanya dianggap sebagai pelengkap dokumentasi acara. Ironis ketika para pelaku aksi panggung diabadikan dan hanya dimiliki oleh mereka yang memfoto.

Padahal bila melihat jauh ke depan, sebuah foto akan mewakili sebuah sejarah akan momen yang diabadikan tersebut. Apalagi di jaman canggih dan kamera digital yang semakin terjangkau harganya. Setiap orang bisa memotret.

Belum lagi keprihatinan karena semakin mudahnya mendapatkan foto-foto tersebut melalui media internet yang berujung pada pencurian foto. Pencurian dalam arti sebuah foto dibajak dan diakui sebagai karyanya sendiri. Untuk itulah Stage ID berusaha untuk berbagi kesadaran pentingnya arti sebuah karya dan bagaimana menghargai karya tersebut.

Setiap orang bisa bergabung dengan Stage ID. Amatir maupun profesional. Tapi bukan berarti dengan bergabung akan memudahkan untuk mendapatkan akses meliput sebuah acara. Karena founder Stage ID pun tidak jarang harus berusaha keras dan mengeluarkan biaya sendiri untuk meliput sebuah acara. Bila tidak mendapat akses meliput masuk dalam barikade, memotret berbaur dengan penonton pun dilakoni.

Ke depannya, Stage ID mempunyai cita-cita untuk menjadi tempat bagi mereka yang mencari foto-foto panggung. Untuk itu Stage ID melebarkan sayap tidak hanya memotret panggung musik saja. Semua kegiatan seni yang ada di panggung (teater, wayang, maupun tari) akan menjadi lahan “berburu”.

Kini sebuah situs tengah dikembangkan oleh Stage ID. Kelak situs tersebut diharapkan menjadi wadah bagi fotografer panggung yang ingin memamerkan karyanya. Serta tak menutup kemungkinan bila ada yang tertarik dan kemudian ingin membeli karya tersebut.

Leave a Reply